0
News
    Home Berita Dunia Internasional El Mencho Featured Kartel Kasus Narkoba Spesial

    Gara-gara Pacar, Bos Kartel Narkoba Terkejam El Mencho Terlacak dan Dihabisi - SindoNews

    6 min read

     

    Gara-gara Pacar, Bos Kartel Narkoba Terkejam El Mencho Terlacak dan Dihabisi


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Selasa, 24 Februari 2026 - 10:33 WIB

    Pihak berwenang Meksiko ungkap bos kartel narkoba CJNG Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau El Mencho terlacak berkat kunjungan pacarnya. Foto/Marca

    MEXICO CITY - Menteri Pertahanan (Menhan) Meksiko Ricardo Trevilla mengungkap pelacakan dan pembunuhan terhadap bos kartel narkoba New Generation Jalisco Cartel (CJNG), Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau El Mencho, tak lepas dari peran kekasihnya.

    Kunjungan sang kekasih pada hari Minggu yang membuat jejak bos kartel narkoba terkejam di Meksiko tersebut terlacak pihak berwenang.

    Baca Juga: Menhan Meksiko Menangis, Kartel CJNG Balas Dendam Bunuh 25 Tentara Garda Nasional

    El Mencho awalnya terluka dalam operasi militer. Dia kemudian tewas ketika diterbangkan dengan helikopter dari daerah berhutan di luar kota Tapalpa, negara bagian Jalisco, untuk mendapatkan perawatan.

    El Mencho merupakan buronan paling dicari di Meksiko dan Amerika Serikat (AS). AS bahkan telah menawarkan hadiah USD15 juta (Rp235 miliar) untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

    Bagaimana Pacar El Mencho Membantu Pihak Berwenang?

    Menhan Trevilla mengatakan informasi dari orang kepercayaan salah satu kekasih El Mencho membantu para pejabat dengan cepat merencanakan penggerebekan untuk hari berikutnya di kompleks bos mafia tersebut.

    Selama penggerebekan, para pengawal El Mencho melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan dan konflik berpindah ke kompleks kabin di daerah berhutan, di mana dia terluka bersama dua pengawalnya. Ketiganya diangkut dengan helikopter ke Mexico City tetapi tidak selamat.

    “Sayangnya, mereka meninggal dalam perjalanan,” kata Trevilla dalam konferensi pers harian Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.

    Pihak berwenang mengatakan mereka menemukan senapan dengan peluncur granat, peluncur roket, dan peluru mortir di lokasi tersebut.

    Kantor Kejaksaan Agung Meksiko mengatakan pihaknya sedang melakukan proses yang diperlukan di 14 negara bagian – hampir setengah dari negara tersebut.

    73 Orang Tewas dalam Pembunuhan El Mencho

    Setidaknya 73 orang tewas selama operasi militer Meksiko untuk menangkap El Mencho dan dalam gelombang kekerasan setelah kematiannya. Kematian El Mencho telah memicu amukan para gangster CJNG di berbagai negara bagian.

    Menurut para pejabat keamanan, korban tewas termasuk anggota angkatan bersenjata, terduga anggota CJNG, dan warga sipil.

    Sekretaris Keamanan Oma Garcia Harfuch mengatakan 25 tentara Garda Nasional Meksiko tewas dalam enam serangan terpisah.

    Dia menambahkan bahwa sekitar 30 tersangka kriminal tewas dalam bentrokan di Jalisco, sementara empat lainnya tewas di Michoacan. Di antara para korban juga terdapat seorang penjaga penjara dan seorang pejabat dari kantor kejaksaan negara bagian.

    Tidak ada warga asing yang dilaporkan terluka, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

    Menurut Kementerian Pertahanan, serangan di Jalisco didalangi oleh tangan kanan El Mencho dan kepala keuangan utamanya yang dikenal sebagai "El Tuli", yang juga tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan.

    "Dia menawarkan 20.000 peso (USD1.150) untuk setiap tentara yang terbunuh," kata Trevilla.

    Harfuch menambahkan bahwa pihak berwenang memantau dengan cermat reaksi atau restrukturisasi dalam kartel yang dapat memicu kekerasan lebih lanjut. “Sudah ada pengawasan khusus terhadap beberapa pemimpin organisasi kriminal ini,” katanya.

    Para pejabat mengatakan bahwa intelijen Amerika Serikat (AS) digunakan untuk membantu menentukan lokasi pasti kompleks Tapalpa, tetapi menekankan bahwa operasi tersebut adalah operasi Meksiko.

    “Tidak ada partisipasi pasukan AS dalam operasi ini. Yang ada hanyalah pertukaran informasi,” kata Presiden Claudia Sheinbaum, seperti dikutip NewsX, Selasa (24/2/2026).

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Sejarah Boikot Olahraga...

    Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026

    Komentar
    Additional JS