Ada Jejak CIA dalam Pembunuhan Gembong Narkoba Meksiko El Mencho - SindoNews
Ada Jejak CIA dalam Pembunuhan Gembong Narkoba Meksiko El Mencho
Selasa, 24 Februari 2026 - 20:21 WIB
Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho telah lama jadi buronan AS. Foto/azertag.az
A A A
WASHINGTON - Badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA, memberikan informasi penting untuk operasi Meksiko yang menyebabkan kematian salah satu gembong narkoba paling berpengaruh di negara itu. Kabar itu diungkap dalam laporan berbagai media.
“Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, meninggal karena luka-lukanya setelah menjadi sasaran serangan pada hari Minggu di Tapalpa di negara bagian Jalisco bagian barat,” ungkap pernyataan Kementerian Pertahanan Meksiko.
Kartel tersebut menanggapi dengan kekerasan balasan di seluruh negeri.
Para pejabat Meksiko mengatakan AS memberikan informasi "pelengkap" untuk operasi melawan kepala lama Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), penyelundup utama fentanyl, kokain, dan metamfetamin ke pasar AS.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengakui keterlibatan intelijen AS dalam unggahan X yang melaporkan "target utama" bagi kedua pemerintah telah "dieliminasi."
Menteri Pertahanan Meksiko Ricardo Trevilla Trejo mengatakan intelijen militer menemukan Cervantes dengan melacak seorang rekan dari pasangannya.
Sumber-sumber AS yang dikutip Reuters, New York Times, dan media lain mengatakan informasi yang diberikan CIA melalui Satuan Tugas Gabungan Antarlembaga Anti Kartel (JITF-CC) yang dipimpin Pentagon sangat "berpengaruh."
JITF-CC, yang diluncurkan bulan lalu, dilaporkan menerapkan pengalaman kontra-pemberontakan AS dari Timur Tengah untuk memerangi kartel.
Laporan tersebut tidak merinci bagaimana intelijen tersebut diperoleh. Sumber-sumber tersebut memuji Direktur CIA John Ratcliffe karena memperluas program anti-kartel yang didirikan di bawah Presiden Joe Biden untuk mencakup perekrutan informan di lapangan.
Seorang mantan pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah Meksiko menerima "paket target terperinci untuk El Mencho."
Presiden AS Donald Trump telah menekan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum untuk mengintensifkan penindakannya terhadap perdagangan narkoba, mengancam kemungkinan intervensi langsung AS di wilayah Meksiko.
Anggota CJNG membalas kematian pemimpin mereka, terlibat dalam baku tembak dengan pasukan keamanan di Jalisco, Michoacan, Tamaulipas, Zacatecas, Colima, dan Oaxaca. Operasi di bandara Puerto Vallarta dan Guadalajara terganggu oleh ancaman kekerasan.
Kartel tersebut, yang didirikan pada tahun 2009, dikenal sebagai salah satu kartel terkaya dan paling kejam di Meksiko.
Kartel ini dikenal mendanai pasukan operasi khusus mereka sendiri yang dilengkapi dengan baik, yang anggotanya dilaporkan memperoleh pengalaman perang drone saat bertempur untuk Kiev dalam konflik Ukraina.
Baca juga: AS Berupaya Alihkan Tanggung Jawab Serangan ke Iran pada Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru