Putin Siap Bayar Rp16,9 Triliun ke Dewan Perdamaian Bentukan Trump, tapi... - SindoNews
Putin Siap Bayar Rp16,9 Triliun ke Dewan Perdamaian Bentukan Trump, tapi...
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kamis, 22 Januari 2026 - 14:58 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin siap menyumbang Rp16,9 triliun kepada Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden AS Donald Trump, tapi uangnya dari aset Rusia yang dibekukan di Amerika. Foto/kremlin.ru
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow siap menyumbang USD1 miliar (Rp16,9 triliun) kepada Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pemimpin Kremlin itu siap membayar sekarang juga, tapi uangnya dari aset Rusia yang dibekukan di Amerika.
Menurut Putin, siap menyumbangkan dana itu untuk mendukung pemulihan wilayah Palestina.
Menurut rencana awal, Dewan Perdamaian dibentuk sebagai dewan internasional untuk mengelola pendanaan, keamanan, dan koordinasi politik di Gaza selama periode transisi setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Namun, Trump ingin ruang lingkup dewan itu diperluas untuk mengatasi masalah di seluruh dunia.
Baca Juga: Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Harus Bayar Rp16,9 Triliun?
"Rusia dapat menyediakan USD1 miliar untuk organisasi tersebut, sekarang juga, bahkan sebelum kami memutuskan apakah kami akan ikut serta dalam pekerjaan Dewan Perdamaian,” kata Putin, menambahkan bahwa alasannya karena “hubungan khusus Moskow dengan rakyat Palestina.”
"Jumlah tersebut dapat diambil dari aset Rusia yang dibekukan oleh pemerintahan [AS] sebelumnya,” ujar Putin, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (22/1/2026).
"Moskow selalu mendukung dan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk memperkuat stabilitas internasional,” imbuh orang nomor satu Rusia ini.
Putin berterima kasih kepada Trump atas undangan bergabung dengan Dewan Perdamaian, tetapi mengatakan bahwa Moskow membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempelajari tawaran tersebut dan berkonsultasi dengan mitra strategisnya.
Trump telah mengundang puluhan negara untuk bergabung dengan dewan tersebut. Hongaria, Maroko, Vietnam, Kazakhstan, dan Argentina telah menerima tawaran tersebut.
Mereka yang diundang ke dewan tersebut dilaporkan dapat bergabung secara gratis selama tiga tahun. Pembayaran sebesar USD1 miliar—jumlah yang setara dengan sumbangan yang ditawarkan oleh Putin—diperlukan untuk status anggota tetap.
Pada Selasa lalu, China juga mengonfirmasi bahwa mereka telah diundang untuk bergabung tetapi tidak menyebutkan apakah mereka akan berpartisipasi.
Pada hari Rabu, para menteri luar negeri Qatar, Turki, Mesir, Yordania, Indonesia, Pakistan, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyampaikan pernyataan bersama yang menyatakan mereka menyambut baik undangan Trump dan sepakat bergabung dengan Dewan Perdamaian.
Menurut Washington, mandat badan tersebut nantinya dapat diperluas untuk menangani konflik lain di seluruh dunia.
Menurut laporan AP, sekitar USD5 miliar dari total sekitar USD300 miliar aset Rusia yang dibekukan berada di AS. Pada hari Rabu, Putin mengatakan bahwa sisa dana yang dibekukan di AS dapat digunakan untuk pemulihan ekonomi daerah yang rusak selama pertempuran setelah Moskow dan Kyiv mencapai kesepakatan damai.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan