0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Kharkiv Konflik Timur Tengah Rusia Spesial

    Pasukan Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Kharkiv, Pasokan Listrik Kena Imbas - Tribunnews

    9 min read

     

    Pasukan Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Kharkiv, Pasokan Listrik Kena Imbas - Tribunnews.com

    Ringkasan Berita:
    • Pasukan Rusia menghancurkan fasilitas energi besar di Kharkiv melalui serangan udara terbaru.
    • Otoritas setempat mengerahkan tim darurat untuk menilai kerusakan dan menjaga pasokan tetap terkendali.
    • Serangan ini merupakan bagian dari operasi Rusia yang menargetkan infrastruktur energi Ukraina selama musim dingin.

    TRIBUNNEWS.COM - Pasukan Rusia menghancurkan sebuah fasilitas energi berskala besar di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, dalam serangan udara terbaru yang terjadi pada Kamis waktu setempat.

    Serangan ini menjadi bagian dari operasi udara musim dingin Moskow yang menargetkan infrastruktur vital Ukraina.

    Wali Kota Kharkiv, Ihor Terekhov, mengatakan bahwa fasilitas infrastruktur energi penting di kota tersebut mengalami kerusakan parah akibat serangan.

    Dalam pernyataannya melalui Telegram, Terekhov menyebutkan bahwa markas tanggap darurat beroperasi sepanjang waktu.

    Ia mengatakan layanan darurat dan tim khusus telah dikerahkan ke lokasi kejadian.

    Menurut Terekhov, para pekerja kotamadya bersama spesialis energi terus bekerja untuk meminimalkan dampak serangan.

    Ia menegaskan upaya tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap terkendali.

    Terekhov tidak merinci jenis fasilitas energi yang dihantam dalam serangan tersebut.

    Namun, ia menegaskan bahwa kerusakan yang terjadi berdampak signifikan terhadap pasokan listrik di kota itu.

    Gubernur wilayah Kharkiv, Oleh Syniehubov, mengatakan pihak berwenang masih melakukan penilaian menyeluruh.

    Penilaian tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan.

    Baca juga: Tanggapi Trump, Zelenskyy Bantah Halangi Negosiasi Rusia-Ukraina

    Serangan ini menambah daftar panjang infrastruktur energi Ukraina yang menjadi sasaran Rusia sejak awal musim dingin.

    Operasi udara Rusia terhadap jaringan energi Ukraina telah menyebabkan jutaan warga mengalami pemadaman listrik.

    Banyak warga juga menghadapi kekurangan pemanas di tengah suhu dingin yang ekstrem.

    Pemerintah Ukraina menilai serangan tersebut sebagai upaya melemahkan ketahanan sipil.

    Menurut pemerintah, Rusia secara sengaja menargetkan fasilitas penting bagi kehidupan sehari-hari warga.

    Perkembangan Terkini Perang Rusia-Ukraina

    Zelensky Pimpin Rapat Darurat Energi Ukraina

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memimpin pertemuan darurat untuk mempercepat keputusan penanganan kerusakan akibat serangan Rusia.

    Zelensky mengatakan serangan baru kembali terjadi di ibu kota Kyiv hingga malam hari.

    Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyebut sekitar 300 gedung apartemen masih tanpa pemanas.

    Gangguan tersebut merupakan dampak dari serangan Rusia pada 9 Januari yang melumpuhkan sistem pemanas di hampir setengah gedung bertingkat kota.

    Pemerintah daerah dan layanan darurat terus bekerja untuk memulihkan pasokan energi.

    Inggris Beri Bantuan Energi Darurat untuk Ukraina

    Pemerintah Inggris mengumumkan bantuan energi darurat senilai £20 juta atau sekitar 27 juta dolar AS untuk Ukraina.

    Baca juga: Negosiasi Rusia-Ukraina Terhambat, Trump: Ini Karena Zelenskyy

    Bantuan diumumkan setelah Presiden Zelensky menetapkan status darurat akibat serangan berkelanjutan terhadap infrastruktur listrik.

    Tim darurat Ukraina masih berupaya memulihkan pemanas dan listrik di Kyiv serta kota-kota lain.

    Serangan Rusia sebelumnya melumpuhkan pasokan energi di tengah suhu musim dingin yang berada di bawah nol derajat.

    Dukungan Inggris ditujukan untuk menjaga listrik dan pemanas tetap menyala di rumah, rumah sakit, dan sekolah.

    Ukraina Longgarkan Jam Malam dan Impor Listrik

    Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko mengumumkan langkah baru untuk mengatasi pemadaman listrik dan pemanas.

    Pemerintah mengurangi jam malam dan mengizinkan bisnis serta lembaga pemerintah mengimpor lebih banyak listrik.

    Libur sekolah di Kyiv diperpanjang hingga 1 Februari.

    Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha mengatakan kementerian luar negeri dan energi menggelar permohonan pendanaan internasional.

    Norwegia telah memberikan hibah awal sebesar 200 juta dolar AS untuk mendukung sektor energi Ukraina.

    Kepala IMF Kunjungi Ukraina Bahas Pendanaan

    Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva melakukan kunjungan ke Ukraina.

    Ini merupakan kunjungan pertama kepala IMF ke Kyiv sejak tahun 2023.

    Baca juga: Mengadu ke AS, Ukraina Butuh Bantuan Sistem Pertahanan Udara

    IMF menyebut kunjungan tersebut bersifat singkat dan mencakup pertemuan tingkat tinggi.

    Georgieva dijadwalkan bertemu Presiden Zelensky dan para pemimpin utama Ukraina.

    Kyiv saat ini menunggu persetujuan pendanaan penting hampir empat tahun sejak invasi Rusia dimulai. 

    (Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

    Komentar
    Additional JS