0
News
    Home Amerika Serikat Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Iran Spesial

    Iran Diminta Waspada, Dubes AS Sebut Ancaman Trump Nyata dan Tak Main-main - Tribunnews

    6 min read

     

    Iran Diminta Waspada, Dubes AS Sebut Ancaman Trump Nyata dan Tak Main-Main

    Iran diminta waspada, Dubes AS mengatakan ancaman Donald Trump nyata dan bukan retorika,.



    Ringkasan Berita:
    • Dubes AS Mike Huckabee memperingatkan Iran agar tidak meremehkan ancaman Trump, menegaskan AS siap bertindak jika garis merah nuklir, terus dilanggar. 
    • Washington menilai program nuklir Iran, dukungan terhadap Hamas, Hizbullah, dan Houthi, serta penindasan di dalam negeri sebagai faktor utama memburuknya hubungan kedua negara.
    • AS belum melihat kebutuhan intervensi militer dalam waktu dekat, namun menegaskan situasi Timur Tengah sangat volatil dan seluruh keputusan ada di tangan Presiden

    TRIBUNNEWS.COM - Duta Besar Amerika Serikat (AS) Mike Huckabee memperingatkan Iran agar tidak meremehkan ancaman Presiden AS Donald Trump, menyusul meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

    Mike Huckabee menegaskan bahwa Iran telah berulang kali menyaksikan bagaimana Trump menindaklanjuti peringatan kerasnya dengan tindakan nyata.

    Oleh karena itu, dalam wawancara eksklusif dengan program Counterpoints pada Jumat (923/1/2026) Huckabee memperingatkan Iran agar tidak meremehkan ancaman Trump.

    Adapun dalam beberapa hari terakhir armada militer AS sedang bergerak menuju kawasan Timur Tengah.

    Meski enggan merinci langkah lanjutan yang mungkin diambil Washington, Huckabee menekankan bahwa pesan kepada Iran sudah disampaikan dengan sangat jelas.

    “Iran akan tahu kapan saatnya mereka tahu,” ujar Huckabee, seraya menambahkan bahwa Presiden Trump telah membuktikan pada musim panas lalu bahwa ancamannya bukan sekadar retorika politik.

    Dalam kesempatan itu Huckabee juga mengingatkan bahwa Iran pernah merasakan konsekuensi langsung dari sikap keras Trump.

    Ia menyebut bahwa kepemimpinan Teheran sebelumnya mengabaikan peringatan AS, hingga akhirnya Washington benar-benar bertindak.

    “Anda mendapat pukulan keras musim panas lalu, dan Presiden Trump melakukan persis seperti yang dia katakan akan dia lakukan,” kata Huckabee kepada presenter Al Arabiya English.

    AS: Intervensi Militer Belum Mendesak

    Meski ketegangan di Timur Tengah terus meningkat, Huckabee menegaskan bahwa tidak ada indikasi intervensi militer AS terhadap Iran dalam waktu dekat.

    Baca juga: Inggris Kirim Jet ke Qatar Saat AS Bersiap Serang Iran, IRGC: Mereka Akan Menyesal Salah Perhitungan

    Pernyataan tersebut disampaikan Huckabee saat merespons pertanyaan mengenai kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

    Huckabee menyatakan bahwa Washington saat ini tidak memandang situasi berada di ambang perang terbuka.

    Ia menilai tidak ada pihak yang secara aktif mengantisipasi pecahnya konflik besar dalam waktu segera.

    Namun demikian, ia menekankan bahwa karakter kawasan Timur Tengah yang sarat konflik membuat dinamika keamanan dapat berubah secara cepat dan sulit diprediksi.

    Menurut Huckabee, pengalaman panjang AS di kawasan tersebut menunjukkan bahwa stabilitas sering kali rapuh dan dapat terganggu oleh satu peristiwa pemicu.

    Oleh karena itu, meski tidak ada rencana aksi militer yang bersifat langsung, kewaspadaan tetap menjadi sikap utama Washington dalam menghadapi perkembangan terbaru.

    Dalam pernyataannya, Huckabee juga menegaskan bahwa seluruh keputusan strategis terkait Iran sepenuhnya berada di tangan Presiden Donald Trump.

    Ia menekankan bahwa penilaian akhir mengenai langkah diplomatik maupun militer akan ditentukan langsung oleh presiden, berdasarkan perkembangan situasi dan kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.

    Pernyataan ini menegaskan sikap Amerika Serikat yang, meski belum menunjukkan tanda-tanda intervensi militer dalam waktu dekat, tetap membuka semua opsi dalam merespons dinamika keamanan di Timur Tengah.

    (Tribunnews.com / Namira)


    Komentar
    Additional JS