0
News
    Home Berita Donald Trump Dunia Internasional ExxonMobil Venezuela

    Donald Trump Kesal Perusahaan Minyak AS Exxon Ogah Investasi di Venezuela, Langsung Diancam - Kompas TV

    2 min read

     

    Donald Trump Kesal Perusahaan Minyak AS Exxon Ogah Investasi di Venezuela, Langsung Diancam

    Kompas.tv - 12 Januari 2026, 14:04 WIB
    Presiden AS Donald Trump Menunjuk seorang reporter untuk mengajukan pertanyaan selama konferensi pers di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, Sabtu (3/1/2026). (Sumber: AP Photo/Alex Brandon)

    WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kesal dengan respons perusahaan minyak Exxon yang ogah berinvestasi di Venezuela.

    Bahkan, Trump mengancam akan memblokir Exxon dari Venezuela setelah CEO perusahaan itu, Darren Wood, menyebutkan bahwa Venezuela merupakan negara tak layak investasi.

    Perusahaan minyak AS mengungkapkan rasa skeptis untuk berinvestasi di Venezuela saat pertemuan di Gedung Putih pekan lalu. Dalam kesempatan itu, Trump bertemu dengan 17 CEO perusahaan minyak terkemuka.

    Ketika itu, Darren Woods mengatakan kepada Trump, Venezuela harus mengubah hukumnya jika ingin menarik peluang investasi.

    Adapun Trump dalam pertemuan tersebut menyerukan perusahaan-perusahaan minyak AS mengeluarkan USD100 miliar atau setara Rp1.685 triliun untuk revitalisasi industri minyak Venezuela.

    Pandangan skeptis Woods pun menjadi tajuk berita yang dominan, melemahkan harapan Gedung Putih membangun momentum dari keterlibatannya dengan para eksekutif minyak paling terkemuka di dunia.

    Trump pun mengaku kesal dengan pandangan skeptis Woods.

    "Saya tak menyukai respons Exxon. Saya mungkin akan cenderung menjauhkan Exxon. Saya tak suka tanggapan mereka. Mereka terlalu pura-pura pintar," katanya dilansir dari The Guardian.

    Exxon saat ini belum berkomentar terkait pernyataan Trump tersebut.

    Exxon, ConocoPhillips, dan Chevron, tiga produsen minyak terbesar AS, selama beberapa dekade merupakan mitra paling terkemuka dari perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA.

    Antara 2004 dan 2007, mendiang eks Presiden Venezuela Hugo Chavez menasionalisasi industri minyak tersebut.

    Chevron menegosiasikan kesepakatan bermitra dengan PDVSA, sedangkan ConocoPhillips dan Exxon meninggalkan Venezuela, dan mengajukan kasus arbitrase penting tak lama setelahnya.

    Tag
    Komentar
    Additional JS