0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Israel Perang Dunia III Rusia Spesial Ukraina

    10 Negara Paling Tidak Aman jika Terjadi Perang Dunia III: Ada Rusia, Ukraina hingga Israel - Tribunnews

    9 min read

      

    10 Negara Paling Tidak Aman jika Terjadi Perang Dunia III: Ada Rusia, Ukraina hingga Israel

    Tempat-tempat seperti Rusia dan Ukraina berada di puncak daftar tempat paling tidak aman di dunia.

    Ringkasan Berita:
    • Masyarakat perlu mengetahui tempat mana saja yang paling tidak aman jika Perang Dunia III pecah.
    • Tempat-tempat seperti Rusia dan Ukraina berada di puncak daftar tempat paling tidak aman di dunia.
    • Selain itu, juga ada Yaman yang selalu dilanda perang.

    TRIBUNNEWS.COM - Meningkatnya rasa tidak aman dan persaingan antar negara adidaya global telah menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya Perang Dunia III.

    Kekhawatiran ini setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, rencana Amerika Serikat (AS) untuk menguasai Greenland, serta perang Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung.

    Masyarakat yang khawatir akan kemungkinan konflik global, ingin mengidentifikasi tempat-tempat teraman untuk berlindung dari perang di masa depan.

    Namun, masyarakat juga perlu mengetahui tempat mana saja yang paling tidak aman jika Perang Dunia III pecah.

    Lantas, di mana saja itu?

    Dikutip dari Yahoo, tempat-tempat teraman di dunia didominasi oleh Eropa.

    Data tersebut berasal dari Indeks Perdamaian Global (GPI), yang memberi peringkat negara-negara teraman dan paling damai di dunia.

    Laporan ini meneliti berbagai negara untuk menentukan mana yang paling aman dan mana yang paling berbahaya.

    Di sisi lain, tempat-tempat seperti Rusia dan Ukraina berada di puncak daftar tempat paling tidak aman di dunia pada tahun 2025.

    Selain itu, juga ada Yaman yang selalu dilanda perang.

    Selengkapnya, berikut 10 negara paling tidak aman jika terjadi Perang Dunia III:

    Baca juga: 10 Negara Teraman jika Perang Dunia III Pecah: Selandia Baru Peringkat Tinggi, AS Jadi Negara Stabil

    Daftar Negara Paling Tidak Aman di Perang Dunia III

    1. Rusia
    2. Ukraina
    3. Sudan
    4. Republik Demokratik Kongo
    5. Yaman
    6. Afghanistan
    7. Suriah
    8. Sudan Selatan
    9. Israel
    10. Mali

    Mengidentifikasi Tempat Perlindungan yang Aman

    Dilansir laman Dan Merriam, menemukan tempat berlindung yang aman selama konflik global bergantung pada berbagai faktor, termasuk nilai strategis, lokasi geografis, stabilitas budaya, program kependudukan, dan kemandirian.

    Masing-masing aspek ini memainkan peran penting dalam menentukan negara teraman selama Perang Dunia III.

    1. Nilai Strategis dan Ekonomi

    Nilai strategis dan ekonomi sangat memengaruhi daya tarik suatu tempat perlindungan yang aman.

    Negara-negara dengan ekonomi yang kuat lebih siap untuk menyediakan keamanan dan kebutuhan dasar.

    Swiss adalah contohnya dengan infrastruktur keuangan yang stabil.

    Negara-negara seperti Selandia Baru menunjukkan netralitas dan stabilitas politik, yang meningkatkan kelayakan mereka sebagai tempat perlindungan yang aman.

    Nilai strategis Islandia yang rendah membuatnya kurang mungkin menjadi target, sehingga menjamin keselamatan penduduknya.

    2. Lokasi Geografis

    Isolasi geografis berfungsi sebagai penghalang alami selama konflik.

    Pulau-pulau di Karibia, seperti Grenada, menawarkan keterpencilan yang mengurangi risiko.

    Negara-negara Skandinavia, dengan lokasinya di utara, kurang rentan terhadap invasi.

    Negara-negara seperti Jepang dan Selandia Baru diuntungkan oleh jarak mereka dari zona konflik utama, sehingga meningkatkan daya tarik mereka sebagai tempat perlindungan yang aman.

    3. Budaya dan Masyarakat

    Stabilitas budaya dan sosial sangat penting di masa krisis.

    Sistem sosial yang andal, seperti di Norwegia, memfasilitasi komunitas yang tangguh.

    Multikulturalisme Australia mendorong harmoni, mengurangi konflik internal.

    Masyarakat Islandia yang homogen memupuk persatuan, menyediakan lingkungan yang stabil bagi penduduknya.

    Faktor-faktor ini secara kolektif meningkatkan daya tarik suatu negara sebagai tempat berlindung yang aman.

    4. Program Kependudukan dan Kewarganegaraan

    Program residensi dan kewarganegaraan menawarkan keamanan bagi mereka yang mencari tempat berlindung yang aman.

    Visa Investor Selandia Baru dan Visa Emas Portugal menyediakan jalur untuk memperoleh residensi.

    Antigua dan Barbuda, pulau teraman di Karibia untuk ditinggali, menawarkan kewarganegaraan melalui investasi, yang menarik bagi individu yang mencari lingkungan yang aman.

    Negara-negara seperti Malta menarik investasi asing melalui program komprehensif mereka, yang memperkuat kemampuan pertahanan mereka.

    Baca juga: SBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia III, TB Hasanuddin Dorong Diplomasi Perdamaian Indonesia 

    5. Kemandirian dan Sumber Daya

    Swasembada memastikan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan penduduknya.

    Sektor energi Norwegia yang kuat menjamin keamanan energi.

    Pertanian Swiss yang maju mendukung kemandirian pangan.

    Sumber daya panas bumi Islandia memungkinkan kemandirian dalam produksi energi.

    Sektor pertanian Selandia Baru yang beragam menjamin pasokan makanan, menjadikannya salah satu negara teraman selama konflik global.

    Atribut-atribut ini sangat penting bagi negara mana pun yang dianggap sebagai tempat perlindungan yang aman dalam Perang Dunia III.

    Evaluasi Opsi Tempat Tinggal dan Kewarganegaraan

    Untuk memastikan Anda dapat tinggal secara legal di tempat perlindungan pilihan Anda, sangat penting untuk mempelajari program residensi dan kewarganegaraan.

    Negara-negara seperti Selandia Baru menawarkan program Visa Investor, yang memungkinkan individu dengan kekayaan bersih tinggi untuk mendapatkan izin tinggal melalui investasi keuangan.

    Demikian pula, Portugal dan berbagai negara Karibia menyediakan opsi kewarganegaraan melalui investasi, yang memberi individu kemampuan untuk pindah dengan cepat di saat krisis.

    Memahami sepenuhnya persyaratan untuk residensi dan kewarganegaraan di negara pilihan Anda sangat penting untuk keamanan jangka panjang dan perlindungan hukum.

    (Tribunnews.com/Nuryanti)


    Komentar
    Additional JS