Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Featured Iran Kapal Induk Amerika Selatan Konflik Timur Tengah Spesial

    Usai Tes Sukses Rudal Terbaru Hantam Kapal Induk AS, Iran Ubah Doktrin: Serang Musuh Lebih Dulu - Republika

    8 min read

     

    Rudal yang sukses diuji coba Iran ke kapal induk AS diyakini dari jenis Qasem Basir.

    Seorang ulama Iran berdiri di samping rudal Zolfaghar-Basir (kiri) dan Dezful (kanan) yang dipamerkan di Teheran, Iran.

    EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH Seorang ulama Iran berdiri di samping rudal Zolfaghar-Basir (kiri) dan Dezful (kanan) yang dipamerkan di Teheran, Iran.

    REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Media pemerintah Iran pada Senin (7/9/2026) mengumumkan bahwa sebuah rudal balistik dengan kemampuan yang perbaruai telah mendemonstrasikan doktrin baru, Teheran "akan mengambil aksi terhadap ancaman, meski ancaman itu belum dilancarkan." Laporan media itu berulang kali mengutip komentar dari Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezeai yang mengeklaim bahwa sebuah rudal terbaru Iran sukses diuji coba terhadap kapal induk Amerika Serikat (AS).

    Namun, tidak dijelaskan apakah rudal terbaru yang dimaksud Rezaei itu adalah rudal dengan bahan bakar padat, Qasem Basir. Pihak AS pada Sabtu pekan lalu mengatakan, rudal balistik ditargetkan ke kapal-kapal perang mereka dan direspons dengan pengeboman tiga kapal tanker Iran.

    Dilaporkan the Gulf News, Selasa (8/9/2026), para ahli menyebut serangan rudal terhadap kapal induk AS sebagai eskalasi berbahaya, karena selama ini Iran hanya menyerang kapal-kapal komersial di lautan. Pesan dari Teheran beberapa hari terakhir semakin tegas, dan pada Senin dilaporkan bahwa rudal Qasem Basir menandai "sebuah titik balik dari strategi pertahanan Iran."

    Qasem Basir digambarkan sebagai sebuah rudal yang memiliki daya jangkau lebih jauh dan akurasi lebih tepat dengan hulu ledak seberat setengah ton. Rudal itu pertama kali ditampilkan ke publik tahun lalu, dengan deskripsi jarak jelajah hingga 1.200 kilometer.

    Menurut Rezaei, rudal jenis baru dites dalam sebuah operasi militer laut untuk kali pertama dan langsung menargetkan kapal perang AS. Rezaei menggambarkan uji coba itu sebagai sebuah tes munisi spesial, yang menurutnya "menciptakan neraka bagi Amerika dan memaksa kapal-kapal Angkatan Laut AS kabur dari kawasan Teluk Persia.

    Uji coba tingkat tinggi itu digelar secara simultan oleh Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Di mana serentetan rudal diluncurkan menargetkan kapal induk AS dan kapal perusak yang selama ini menerapkan blokade maritim terhadap kapal-kapal tanker Iran. 

    Pada Ahad (6/9/2026), IRGC menyatakan telah menghantam sebuah kapal induk dan kapal perusak Angkatan Laut AS dengan rudal balistik dan mengklaim kedua kapal perang itu mengalami kerusakan dan mundur dari wilayah perairan. Menurut IRGC dalam pernyataannya, yang dipublikasikan oleh kantor berita IRNA, serangan rudal ke arah kedua kapal perang AS itu dilakukan oleh unit pasukan dirgantara.

    Mereka mengklaim kapal-kapal AS tersebut telah mengganggu kapal-kapal Iran dan terlibat dalam blokade maritim. Kedua kapal perang tersebut dilaporkan meninggalkan “area pertempuran” setelah mengalami kerusakan.

    IRGC juga menyampaikan bahwa Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) telah mengakui bahwa dua kapal perang Angkatan Laut mereka menjadi sasaran serangan, yang mereka sebut sebagai konfirmasi atas keberhasilan operasi tersebut. Selain itu, IRGC juga memperingatkan bahwa tindakan militer AS yang berlanjut akan memicu respons yang “lebih berat” dari angkatan bersenjata Iran.

    sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti

    Berita Terkait

    'Nostradamus China' Viral Lagi: Prediksinya Kali Ini, AS Chaos karena Perang Saudara pada 2027

    News Analysis - 9 jam yang lalu

    Iran Gunakan Rudal Canggih Terbaru Saat Hantam Kapal Induk AS

    Internasional - 07 September 2026, 18:57

    Perang Iran Dorong Harga Solar AS Melangit, Efek Domino ke Pangan Terasa

    Internasional - 07 September 2026, 17:28

    Iran Ingatkan Korsel tak Usah Ikut Campur di Selat Hormuz atau Terima Konsekuensi Serius

    Internasional - 07 September 2026, 17:19

    Apakah Perang AS Israel Melawan Iran Berakhir dengan Kemenangan? Ini Kata Analis

    Dunia - 07 September 2026, 09:48

    Komentar
    Additional JS