Iran Serang Kapal Tanker Arab Saudi Tewaskan 2 Awak, Riyadh Murka - SindoNews
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kamis, 03 September 2026 - 09:24 WIB

Kerajaan Arab Saudi marah setelah kapal tankernya diserang Iran di Selat Hormuz. Serangan ini menewaskan dua awak kapal. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Kerajaan Arab Saudi marah dan mengecam serangan Iran terhadap kapal tanker Riyadh di Selat Hormuz. Serangan pada hari Senin itu menewaskan dua awak kapal.
"Kerajaan mengecam tindakan Iran menargetkan kapal tanker Saudi (SIDR) ketika sedang melintasi Selat Hormuz, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di antara awak kapal tanker tersebut," kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Arabiya English, Kamis (3/9/2026).
Baca Juga: Rusia Diam-diam Bantu Iran Membangun Rudal yang Mampu Targetkan Kapal Induk AS
Perusahaan pelayaran nasional Arab Saudi, Bahri, mengonfirmasi pada Rabu bahwa salah satu kapalnya, SIDR, terlibat dalam insiden keamanan saat melintasi Selat Hormuz pada hari Senin. Insiden tersebut mengakibatkan dua pelaut tewas.
Dalam pernyataannya, Bahri mengonfirmasi bahwa insiden terjadi pada Senin sekitar pukul 23.40 waktu setempat.
“Dengan kesedihan yang mendalam, Bahri mengonfirmasi gugurnya dua pelaut asal Filipina akibat insiden tersebut,” bunyi pernyataan perusahaan tersebut.
"Bahri menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga, orang-orang terkasih, serta rekan kerja para korban, sekaligus memastikan pihaknya memberikan dukungan kepada keluarga dan kolega yang terdampak," lanjut perusahaan.
Bahri juga mengatakan pihaknya tetap berkomunikasi dengan kapal tersebut dan berkoordinasi erat dengan otoritas terkait serta para pemangku kepentingan industri maritim, sembari memantau perkembangan situasi.
“Keselamatan dan kesejahteraan seluruh personel Bahri tetap menjadi prioritas tertinggi perusahaan, dan Bahri berkomitmen untuk beroperasi sesuai standar tertinggi dalam hal keselamatan, keamanan, serta perlindungan lingkungan,” imbuh perusahaan pelayaran tersebut.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi juga mengecam serangan Iran terhadap Bahrain, Yordania, dan Kuwait, seraya menegaskan solidaritas penuh Riyadh terhadap “negara-negara saudara” serta dukungannya terhadap seluruh langkah yang mereka ambil untuk menjaga keamanan dan kedaulatan dari ancaman apa pun.
“Kerajaan menekankan perlunya menghentikan eskalasi dan menghormati keamanan serta keselamatan pelayaran internasional, keamanan pasokan energi global, prinsip bertetangga yang baik, kedaulatan negara, Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta hukum dan norma internasional," paparnya.
Kerajaan Arab Saudi menyerukan kepada seluruh pihak untuk menahan diri, menghentikan eskalasi, menghormati hukum internasional, serta kembali ke meja perundingan dan mencari solusi damai.
Iran belum berkomentar atas serangan terhadap kapal tanker milik Arab Saudi di Selat Hormuz.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Terpopuler
1
2
3
4
5





