Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita China Featured Spesial

    Dampak Perang, Ekspor China ke Iran Anjlok 52% dalam Tujuh Bulan Pertama 2026 - SindoNews

    10 min read


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Senin, 31 Agustus 2026 - 21:02 WIB

    Dampak Perang, Ekspor...

    Ekspor China ke Iran turun sepanjang Januari-Juli 2026. FOTO/Reuters

    A A A

    JAKARTA - Ekspor China ke Iran anjlok 52% menjadi USD1,9 miliar pada Januari-Juli 2026 dari USD4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, berdasarkan data kepabeanan China. Penurunan tersebut mencerminkan tekanan konflik Amerika Serikat (AS)-Iran terhadap salah satu hubungan perdagangan penting Teheran.

    Ekspor China ke Iran mengalami kontraksi paling tajam pada awal konflik, dengan penurunan hingga 90% sepanjang Januari-Maret 2026. Nilai ekspor merosot dari USD690 juta pada Januari menjadi hanya USD72 juta pada Maret seiring serangan udara AS dan Israel, blokade laut, serta tekanan sanksi yang menghambat penerimaan dan pembayaran barang impor Iran.

    Baca Juga: Rusia dan China Bersatu di SCO, Iran Tetap Jadi Bintang Paling Bersinar

    China merupakan salah satu pemasok utama Iran untuk mesin, peralatan industri, elektronik, komponen otomotif, dan bahan kimia. Penurunan impor barang dari China lebih dari USD2 miliar dalam tujuh bulan tersebut turut menekan industri Iran melalui penyusutan persediaan, penundaan pemeliharaan dan penurunan produksi.

    Menurut Iran International, perdagangan nonmigas Iran dengan China hanya mencapai USD830 juta pada Maret-Juni 2026, turun signifikan dari USD3,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan dampak gangguan perdagangan terhadap aktivitas industri dan perekonomian Iran.

    Tekanan terhadap perdagangan Iran juga berlanjut setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan Washington berencana menjatuhkan sanksi sekunder tambahan terhadap Iran setiap pekan, dimulai dari sektor perbankan. Blokade laut AS turut berkontribusi terhadap penurunan impor minyak China dari Iran, dengan impor minyak mentah Iran oleh China tercatat sekitar 534.000 barel per hari hingga Agustus, menurut Reuters.

    Meski perdagangan bilateral merosot, Beijing menolak mengikuti tekanan Washington terhadap Teheran. Kementerian Luar Negeri China pada 25 Agustus menyatakan kerja sama China dengan Iran selalu dilakukan dalam kerangka hukum internasional dan tidak seharusnya diganggu atau diintervensi.

    Baca Juga: Pasokan Iran Lumpuh, China dan India Saling Jegal Berebut Minyak Rusia

    Analis Center for European Policy Analysis Nino Lezhava menilai keberlanjutan jalur perdagangan dan penyediaan mekanisme pembayaran alternatif dapat mengurangi efektivitas isolasi ekonomi terhadap Iran. Sementara itu, akademisi National University of Singapore Chong Ja Ian menilai China memiliki sedikit alasan untuk bekerja sama dengan AS dalam penerapan sanksi terhadap Iran.

    Ketegangan tersebut berpotensi kembali menguji stabilisasi hubungan AS-China yang dicapai dalam pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump pada Mei. Washington sejauh ini telah menjatuhkan sanksi terhadap 60 entitas, kapal, dan individu yang terkait perdagangan Iran, termasuk sejumlah pihak di China daratan dan Hong Kong, sementara Bessent memperingatkan bahwa bank China yang berbisnis dengan Iran juga dapat menjadi sasaran sanksi AS.

    (nng)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Infografis

    37 Pesawat AS Hancur...

    37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    Perkuat Tata Kelola...

    Sucofindo Perkuat Kolaborasi...

    Respons Positif Gubernur...

    Ocean LiteraSEA PIS...

    Pemerintah Longgarkan...

    Pidato di Forum EEF...

    Komentar
    Additional JS