30 Negara Diklaim Berbondong-bondong Ajak Rusia Kerja Sama di Tengah Sanksi Barat - SindoNews
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Senin, 31 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa negaranya telah menerima proposal kerja sama di bidang inovasi dari lebih 30 negara asing. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Rusia , Vladimir Putin mengklaim bahwa negaranya telah menerima proposal kerja sama di bidang inovasi dari lebih 30 negara asing. Klaim mengejutkan ini memicu sorotan karena melibatkan entitas dari kawasan Eropa, Amerika Utara, hingga Timur Tengah di tengah derasnya sanksi ekonomi Barat terhadap Moskow.
Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat menghadiri forum tahunan Strong Ideas for a New Era di Nizhny Novgorod, sebuah hajatan besutan Agency for Strategic Initiatives (ASI) yang berfokus pada pengembangan teknologi, ekonomi, dan sosial.
Di hadapan para pemimpin bisnis, pakar teknologi, dan pejabat pemerintah, Putin menegaskan, bahwa proyek-proyek inovasi yang masuk akan disaring untuk kemudian diajukan langsung kepada pemerintah pusat guna diimplementasikan.
Baca Juga: Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
"Ide-ide kalian harus terus menjadi respons yang benar-benar kreatif terhadap tantangan era baru. Kita menciptakan ini untuk generasi mendatang, menciptakannya bersama untuk memperkuat kedaulatan, dan berjuang untuk masa kini dan masa depan Rusia melalui upaya praktis kita yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga kita. Rusia kuat – dan akan tetap kuat di masa depan,” kata Putin dalam sesi tersebut.
Putin menyebutkan bahwa ide-ide kreatif yang terkumpul merupakan respons terhadap tantangan era baru untuk memperkuat kedaulatan nasional serta masa depan ekonomi Rusia . Baca Juga: Model Ekonomi Eropa Runtuh usai Kehilangan Energi Murah Rusia
Meski tidak merinci nama perusahaan atau lembaga yang terlibat, Putin menggarisbawahi bahwa minat kerja sama datang dari kawasan yang saat ini menerapkan sanksi ketat terhadap Rusia, termasuk Eropa dan Amerika Utara
“Kami telah menerima proposal tidak hanya dari semua entitas konstituen Rusia tetapi juga dari sekitar 30 negara asing, termasuk dari Eropa, Amerika Utara, Timur Tengah, dan wilayah lain di dunia,” kata Putin seperti dilansir RT.
Hasil forum ini diproyeksikan dapat membuka peluang ekspansi baru bagi sektor industri manufaktur dan teknologi regional di Rusia. Pengumuman ini dinilai para pengamat sebagai pesan politik dan ekonomi bahwa strategi isolasi total yang digalang negara-negara Barat terhadap Moskow tidak sepenuhnya menutup pintu kolaborasi teknologis internasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

4 Negara di Asia Tenggara yang Menjadi Sekutu Rusia
Terpopuler
1
2
3
4
5





