Rusia Luncurkan Senjata Laser Portabel yang Bisa Dibawa Personel - SindoNews
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Militer Rusia memamerkan sistem laser portabel baru yang dirancang untuk melumpuhkan ranjau dan bahan peledak yang belum meledak. Foto/rt
A A A
MOSKOW - Militer Rusia memamerkan sistem laser portabel baru yang dirancang untuk melumpuhkan ranjau dan bahan peledak yang belum meledak secara aman dari jarak hingga 100 meter. Senjata itu ditampilkan dalam laporan media resmi militer, Zvezda TV, pada hari Minggu.
Senjata tersebut merupakan turunan dari sistem yang lebih besar yang dirancang untuk kendaraan darat kecil yang dikendalikan dari jarak jauh.
Saluran tersebut mendemonstrasikan kedua varian itu bersama modul-modul lain yang ditujukan untuk platform beroda rantai Kurier ("kurir"), yang kini banyak digunakan militer Rusia.
Senjata yang lebih kecil ini ditenagai baterai model ransel dan dilengkapi laser berkekuatan 1 kilowatt.
Sinar lasernya cukup kuat untuk menembus selubung plastik dalam hitungan detik, asalkan operator menjaga bidikan tetap stabil. Video tersebut memperlihatkan hasil terbaik diperoleh saat senjata dipasang pada tripod.
Varian yang lebih besar memiliki daya dua kali lipat dan menempatkan proyektor pada platform pengangkat yang dapat ditarik-ulur, sehingga memungkinkan laser ditembakkan dari balik perlindungan.
Stabilitas dan kekuatan sinar yang lebih besar memberikan jangkauan hingga 500 meter, menurut pihak pengembang.
Baik modul yang dipasang pada kendaraan darat maupun senjata portabel tersebut telah memasuki tahap produksi massal.
Sistem penjinak bom berbasis laser bekerja dengan cara memicu bahan peledak berkekuatan tinggi di dalam amunisi target dan membakarnya tanpa menyebabkan ledakan dahsyat (detonasi).
Pengoperasian dari jarak jauh sangat diperlukan di lingkungan berisiko tinggi dan membantu mengurangi bahaya akibat jebakan (booby trap) yang dilengkapi sensor canggih, yang dapat terpicu saat spesialis penjinak bom atau robot konvensional mendekat.
Laporan Zvezda juga menampilkan modul-modul lain yang dikembangkan untuk platform Kurier, termasuk beberapa yang dirancang oleh unit zeni garis depan yang terlibat dalam konflik Ukraina.
Salah satu ciptaannya dilengkapi dengan alat bor dan digunakan untuk membuat lubang tiang sebelum jaring anti-drone dipasang melintasi jalan di zona pertempuran.
Baik Rusia maupun Ukraina sedang mengembangkan kegunaan baru bagi kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh, yang semakin sering dikerahkan untuk misi tempur, pasokan ulang, evakuasi medis, dan rekayasa militer.
Baca juga: Tetap Jadi Sekutu Sejati Iran, Sanksi AS kepada China Tak Akan Terwujud
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Terpopuler
1
2
3
4
5





