Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Arab Saudi Berita Featured Houthi Konflik Timur Tengah PBB Spesial

    PBB kecam serangan kecam serangan Houthi ke Arab Saudi dan kapal komersial - AA

    2 min read

     


    Merve Gül Aydoğan Ağlarcı

    08 Agustus 2026Update: 08 Agustus 2026

    Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Jumat (7/8) mengutuk serangan rudal yang dilancarkan kelompok Houthi Yaman terhadap Arab Saudi dan kapal-kapal komersial, serta mengecam pendaratan pesawat tanpa izin di bandara-bandara Yaman.

    Dalam pernyataannya, DK PBB menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Yaman dan menegaskan pentingnya menghindari tindakan yang dapat menghambat upaya perdamaian maupun mengancam perdamaian dan keamanan internasional.

    "Anggota Dewan Keamanan mengutuk pendaratan pesawat tanpa izin di Bandara Internasional Sanaa pada 3 Juli dan Bandara Hudaydah pada 13 Juli," demikian pernyataan DK PBB.

    Menurut DK PBB, pendaratan tersebut dilakukan tanpa izin dan persetujuan dari pemerintah Yaman, sehingga melanggar aturan penerbangan sipil internasional.

    DK PBB juga mengutuk serangan rudal Houthi terhadap Arab Saudi yang terjadi sejak 13 Juli, serta serangan terhadap kapal-kapal komersial yang berlangsung sejak 22 Juli.

    Anggota Dewan kembali menegaskan komitmen kuat mereka terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Yaman. Mereka juga menekankan pentingnya menghormati kedaulatan Yaman atas wilayah darat maupun ruang udaranya.

    DK PBB menegaskan bahwa seluruh penerbangan menuju bandara-bandara di Yaman harus dikoordinasikan dengan pemerintah Yaman dan memperoleh persetujuan terlebih dahulu.

    Di sisi lain, Dewan juga menyoroti pentingnya akses udara yang aman, terlindungi, dan berkelanjutan untuk kebutuhan kemanusiaan serta penerbangan sipil, dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah Yaman dan mematuhi hukum internasional serta aturan penerbangan sipil yang berlaku.

    DK PBB meminta seluruh pihak mematuhi hukum internasional dan resolusi-resolusi Dewan Keamanan, khususnya Resolusi 2216 yang diadopsi pada 2015. Resolusi tersebut melarang pasokan, penjualan, maupun transfer senjata dan perlengkapan militer, termasuk bantuan teknis, keuangan, atau bentuk dukungan lain yang berkaitan dengan aktivitas militer kepada individu maupun entitas yang masuk dalam daftar sanksi Komite Sanksi 2140, termasuk kelompok Houthi.

    Dewan memperingatkan bahwa perkembangan terbaru tersebut mengancam keamanan kawasan dan kebebasan navigasi internasional, berisiko memicu eskalasi lebih lanjut, serta menghambat upaya mewujudkan perdamaian di Yaman maupun kawasan yang lebih luas.

    DK PBB mendesak kelompok Houthi untuk tidak memperburuk situasi dan mendorong semua pihak memanfaatkan jalur dialog yang telah ada guna menyelesaikan berbagai persoalan dan menurunkan ketegangan.

    Dewan juga kembali menegaskan dukungannya kepada Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, dalam upayanya mendorong penyelesaian politik yang dinegosiasikan, inklusif, dipimpin oleh rakyat Yaman, serta berlandaskan kesepakatan bersama dan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB.

    Komentar
    Additional JS