Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Singapura Spesial

    Enaknya Jadi Warga Singapura, Setiap Anak Diberi Hampir Rp1 Miliar hingga Umur 17 Tahun - SindoNews

    8 min read

     

    A A A

    Pemerintah Singapura akan berikan bantuan finansial hampir Rp1 miliar per anak hingga usia mereka 17 tahun. Foto/Wikipedia

    SINGAPURA - Setiap anak warga negara Singapura akan menerima dukungan pemerintah hampir SD70.000 (Rp977 juta atau hampir Rp1 miliar) hingga usia mereka mencapai 17 tahun. Ini merupakan bantuan finansial berkelanjutan sepanjang masa pertumbuhan mereka tanpa memandang urutan kelahiran.

    Paket baru tersebut mencakup SD10.000 dalam bentuk Baby Gift atau bantuan tunai kelahiran dan SD32.000 dalam bentuk Child Credits.

    Baca Juga: Singapura Sudah Beli F-35 dan Kini Lirik Jet Tempur Generasi Ke-6, Bagaimana dengan Indonesia?

    Perdana Menteri (PM) Lawrence Wong mengumumkan "SG Child Support Package" senilai SD62.000 dalam pidato National Day Rally pada 23 Agustus. Bagian lain dari paket baru tersebut terdiri atas SD5.000 dalam bentuk CDA First Step Grant, hingga SD5.000 dalam kontribusi pendampingan pemerintah untuk Child Development Account (CDA), serta tambahan SD10.000 ke dalam Post-Secondary Education Account (PSEA) anak.

    "Pekerjaan ini masih terus berlangsung. Kami menginginkan lebih dari sekadar perbaikan bertahap atau perubahan pada skema individual. Kami ingin melakukan perubahan mendasar dalam cara kami mendukung keluarga," kata PM Wong, seperti dikutip dari The Straits Times, Selasa (25/8/2026).

    Jika digabungkan dengan manfaat yang sudah ada, seperti MediSave Grant for Newborns sebesar SD5.000 saat kelahiran dan kontribusi tahunan Edusave selama sekolah dasar dan menengah, setiap anak Singapura akan menerima sekitar SD70.000 dolar Singapura dalam dukungan finansial langsung sejak lahir hingga usia 17 tahun.

    Jumlah tersebut meningkat dari SD27.500 hingga SD56.500 per anak yang saat ini diterima orang tua dalam bentuk dukungan finansial langsung, tergantung urutan kelahiran anak.

    Hingga Juni, terdapat lebih dari SD610.000 anak dari 380.000 rumah tangga di Singapura yang diperkirakan akan mendapatkan manfaat dari kebijakan tersebut.

    Dalam pidatonya, PM Wong mengatakan tidak ada institusi lain yang dapat menggantikan keluarga. Karena itu, menurutnya, tidak ada yang lebih penting daripada membantu keluarga berkembang dengan baik.

    Masa depan Singapura, imbuh dia, hanya akan sekuat keluarga-keluarga yang membangunnya.

    Dia mengatakan saat ini terdapat berbagai skema dan cara untuk memberikan dukungan kepada orang tua, dengan besaran bantuan yang berbeda berdasarkan urutan kelahiran anak.

    “Skema-skema tersebut telah menjadi cukup rumit dan banyak orang tua merasa kesulitan untuk memahaminya," katanya.

    “Kami akan membuatnya lebih sederhana. Setiap anak akan menerima tingkat dukungan yang sama. Kami akan memberikan lebih banyak dukungan, bukan hanya saat kelahiran, tetapi sepanjang tahun-tahun ketika anak tumbuh besar,” katanya.

    Bagaimana Paket Baru Ini Bekerja?

    Dalam paket baru tersebut, Baby Gift sebesar SD10.000 akan disalurkan dalam dua tahap dalam waktu 12 bulan sejak kelahiran anak.

    Kebijakan ini memberikan bantuan lebih besar di awal untuk menghadapi tingginya pengeluaran saat kelahiran dan selama tahun pertama kehidupan anak.

    Sementara itu, Child Credits sebesar SD32.000 akan memberikan pembayaran tunai tahunan sebesar SD2.000 sejak tahun ketika anak berusia satu tahun hingga tahun ketika ia berusia 16 tahun.

    Skema ini menggantikan sekaligus meningkatkan Large Family LifeSG Credits yang saat ini memberikan SD1.000 per tahun selama enam tahun kepada setiap anak ketiga dan seterusnya.

    Dengan paket baru tersebut, jumlah bantuan tahunan menjadi dua kali lipat menjadi SD2.000. Dukungan juga diberikan selama 16 tahun dan diperluas kepada anak-anak dari semua urutan kelahiran.

    Paket tersebut juga mencakup SD5.000 CDA First Step Grant dan kontribusi pendampingan pemerintah hingga SD5.000.

    CDA akan tetap terbuka hingga akhir tahun ketika anak berusia 16 tahun, dibandingkan sistem saat ini yang menutup CDA ketika anak berusia 12 tahun.

    Menurut National Population and Talent Division pada 23 Agustus, perubahan ini memberikan waktu lebih panjang bagi orang tua untuk mendapatkan manfaat dari kontribusi pendampingan pemerintah serta menggunakan dana CDA untuk biaya pengasuhan anak yang telah disetujui.

    Anak-anak yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2015 akan mendapatkan perpanjangan masa berlaku CDA hingga akhir tahun ketika mereka berusia 16 tahun.

    Sementara mereka yang lahir sebelum 1 Januari 2015 akan tetap memiliki Post-Secondary Education Account (PSEA) karena CDA mereka sudah ditutup.

    Ketika anak berusia 17 tahun, pemerintah akan memberikan tambahan SD10.000 ke PSEA untuk membantu mengurangi biaya pendidikan tinggi.

    Anak yang Sudah Ada Juga Mendapat Manfaat

    Paket baru ini juga berlaku bagi anak-anak warga negara Singapura yang sudah ada, termasuk mereka yang pada 2026 berusia antara satu hingga 17 tahun.

    Mereka akan menerima manfaat berdasarkan usia masing-masing pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

    Pemerintah juga menyiapkan pengaturan transisi bagi anak-anak yang masih menerima bantuan berdasarkan skema lama.

    Anak-anak yang lahir sebelum 1 April 2027 dan masih menerima pembayaran Baby Bonus Cash Gift akan terus mendapatkan pembayaran tersebut hingga 31 Maret 2027.

    Karena Baby Gift menggantikan Baby Bonus Cash Gift, mereka akan menerima tambahan pembayaran, jika diperlukan, paling lambat 30 April 2027 untuk memastikan total dukungan yang diterima mencapai SD10.000.

    Untuk Child Credits, anak-anak yang berusia satu hingga 16 tahun pada 2026 akan menerima pembayaran tahun 2026 sebesar SD2.000 paling lambat 30 April 2027.

    Bagi anak yang berulang tahun antara Januari hingga April 2027, Child Credits 2027 sebesar SD2.000 juga akan dibayarkan paling lambat 30 April 2027. Mereka yang berulang tahun antara Mei dan Desember akan menerima pembayaran pada hari ulang tahun masing-masing.

    Mulai 2028, Child Credits akan dibayarkan setiap tahun pada hari ulang tahun anak hingga tahun ketika mereka berusia 16 tahun.

    Sementara itu, Large Family LifeSG Credits yang ada saat ini akan dihentikan dan tidak akan ada pencairan pada 2027.

    Kontribusi Pendampingan Child Development Account

    Pemerintah juga menyiapkan pengaturan transisi untuk kontribusi pendampingan CDA.

    Anak-anak yang lahir pada atau setelah 1 April 2027 akan menerima CDA First Step Grant sebesar SD5.000 dan berhak mendapatkan kontribusi pendampingan pemerintah hingga SD5.000.

    Untuk anak-anak yang lahir antara 1 Januari 2015 hingga 31 Maret 2027, batas kontribusi pendampingan CDA yang berlaku saat ini akan tetap dipertahankan hingga 30 September 2027.

    Setelah itu, mulai 1 Oktober 2027, batas tersebut akan disesuaikan menjadi batas seragam sebesar SD5.000.

    Untuk anak-anak yang lebih tua, yakni yang lahir antara 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2014, pengaturan kontribusi pendampingan PSEA yang berlaku saat ini juga akan dipertahankan hingga 30 September 2027.

    Setelah itu, mulai 1 Oktober, batasnya akan disesuaikan menjadi seragam sebesar SD5.000.

    Kontribusi pendampingan PSEA akan dihentikan untuk PSEA baru yang dibuka mulai 1 Januari 2028.

    Apa yang Akan Didapat Keluarga dari Paket Baru?

    Tambahan SD10.000 ke PSEA akan diberikan pada Juni 2027 kepada anak-anak yang berusia 17 tahun pada 2026.

    Anak-anak yang berusia 17 tahun mulai 2027 dan seterusnya akan menerima tambahan tersebut pada Juni di tahun ketika mereka berusia 17 tahun.

    Keluarga besar dengan tiga anak atau lebih tetap akan mendapatkan dukungan tambahan di luar SG Child Support Package.

    Menurut National Population and Talent Division, bantuan tambahan tersebut akan lebih diarahkan pada bidang-bidang yang biayanya cenderung meningkat tajam seiring bertambahnya jumlah anggota keluarga, seperti layanan kesehatan, transportasi, dan perumahan.

    Pemerintah juga sedang mengkaji cara mengatur kembali dan memperluas Large Family MediSave Grant sebesar SD5.000 kepada keluarga besar yang sudah ada tetapi belum menerimanya.

    Kementerian Transportasi akan memberikan dukungan tambahan untuk membantu keluarga besar mengelola biaya transportasi, sementara Kementerian Pembangunan Nasional sedang mengkaji langkah tambahan terkait dukungan perumahan.

    Rencana untuk Lansia, Penyandang Disabilitas dan Lajang

    PM Wong menambahkan bahwa pemerintah juga sedang mengkaji sejumlah cara untuk membantu masyarakat lanjut usia (lansia).

    Hal tersebut mencakup bantuan bagi mereka yang ingin terus bekerja agar tetap aktif dan berkontribusi, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menggunakan MediSave untuk memenuhi kebutuhan kesehatan, serta mempermudah lansia memanfaatkan nilai rumah mereka untuk masa pensiun sambil tetap tinggal di rumah tersebut.

    Dia mengatakan sejumlah kementerian sedang bekerja menyusun paket kebijakan tersebut. Rincian lebih lanjut akan disampaikan setelah siap.

    Bagi penyandang disabilitas, PM Wong mengatakan pemerintah akan memperlancar transisi dari sekolah menuju dunia kerja dan memperluas kesempatan kerja.

    Akses terhadap layanan perawatan dan dukungan masyarakat juga akan diperkuat.

    Sementara itu, banyak warga Singapura yang belum menikah juga merawat orang tua yang menua atau memberikan dukungan kepada keluarga mereka dengan berbagai cara.

    Menurut Wong, kelompok tersebut juga memiliki kekhawatiran terkait berbagai hal, termasuk perumahan.

    Pemerintah sedang mengkaji cara memberikan dukungan yang lebih baik kepada kelompok lajang dan berencana mengambil langkah lebih lanjut dalam periode pemerintahan saat ini.

    “Kami menempatkan sumber daya nyata di balik semua rencana ini karena mendukung keluarga dan warga Singapura di setiap tahap kehidupan merupakan prioritas nasional,” kata Wong.

    (mas)

    Komentar
    Additional JS