Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa Spesial Venezuela

    4 Polisi Ikut Menjarah Harta Benda Korban Gempa Venezuela - Tribunnews

    5 min read


    Empat polisi Venezuela ditangkap karena melakukan penjarahan harta benda korban gempa.

    Tayang:

    Tribunnews.com/Foto tangkapan layar

    GEMPA DI VENEZUELA - Penampakan udara dampak gempa yang melanda Venezuela pada Rabu (24/6/2026) lalu memperlihatkan sejumlah bangunan ambruk. /Youtube: Viory 

    Ringkasan Berita:
    • Empat anggota kepolisian Venezuela ditangkap dan dipecat setelah diduga menjarah harta benda korban gempa di negara bagian La Guaira.
    • Dugaan itu menunjukkan usai beredarnya video yang memperlihatkan polisi mengambil brankas dari bangunan yang runtuh.
    • Otoritas menyatakan tindakan tersebut mencoreng integritas institusi.
    • Di tengah bencana yang menyebabkan sedikitnya 2.295 orang, masyarakat juga menyalahkan lambatnya operasi penyelamatan serta dugaan bantuan oleh oknum aparat.

    TRIBUNNEWS.COM, VENEZUELA -  Empat polisi Venezuela ditangkap karena melakukan penjarahan harta benda korban gempa.

    Polisi itu langsung dipecat atas tuduhan mencuri uang tunai dari reruntuhan bangunan yang runtuh setelah gempa bumi ganda yang dahsyat M 7,5 yang melanda negara itu pada 24 Juni 2026 lalu.

    Sedikitnya 2.295 orang dipastikan tewas dalam gempa bumi itu.

    Lebih dari 11.000 orang terluka, sekitar 50.00 orang masih hilang.

    Sementara tim penyelamat masih terus menyisir reruntuhan ratusan bangunan yang hancur akibat gempa.

    Warga ikut mencegah polisi menjarah.

    Video yang beredar di media sosial menunjukkan warga berusaha mencegah polisi anggota Badan Investigasi Kriminal dan Ilmiah Venezuela (CICPC) mengambil brankas berisi dolar AS dari sebuah bangunan ambruk di negara bagian La Guaira, salah satu daerah yang paling parah terkena dampak gempa.

    CICPC menangkap polisi itu dan langsung dipecat.

    "Mengingat peristiwa baru-baru ini di daerah yang terkena gempa di negara bagian La Guaira, kami menegaskan bahwa sekelompok petugas bertindak di luar tugas yang diberikan kepada mereka, memanfaatkan operasi penyelamatan dan bantuan kemanusiaan untuk melakukan pelanggaran dengan menyalahgunakan aset berharga yang ditemukan di reruntuhan. Perilaku individu yang tercela ini, yang bertentangan dengan nilai-nilai fundamental dari sistem prinsip kepolisian, telah secara langsung merusak reputasi dan rasa hormat publik terhadap lembaga tersebut,"demikian CICPC dalam keterangan resminya."

    Sementara itu, kemarahan publik terus mengemuka atas lambatnya operasi penyelamatan korban gempa terutama yang masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.

    Perilaku beberapa anggota militer dan polisi yang dinilai tidak maksimal dalam menyelamatkan korban juga jadi sorotan.

    Para sukarelawan mengatakan mereka melakukan segala yang mereka bisa untuk mencari korban selamat dari bencana gempa bumi.

    Sementara itu, beberapa perwira militer dan polisi Venezuela dituduh mencuri, menghalangi bantuan, dan menyalahgunakan sumbangan.

    Banyak orang diyakini masih tertimbun di bawah reruntuhan gedung-gedung tinggi yang ambruk.

    Karena itu, dibutuhkan waktu lebih lama untuk mengetahui jumlah korban sebenarnya akibat gempa tersebut.

    CNN telah menghubungi pemerintah Venezuela untuk menanyakan metode penghitungan korban serta perkiraan jumlah orang yang masih hilang.

    Survei Geologi AS sebelumnya memperkirakan ada kemungkinan besar korban tewas mencapai puluhan ribu orang akibat dua gempa Venezuela berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 tersebut.

    Meski demikian, selain pembaruan harian mengenai jumlah korban tewas, pemerintah Venezuela belum menyampaikan perkiraan resmi mengenai total korban jiwa akhir akibat bencana ini.

    Sumber: The Guardian/CNN

    Komentar
    Additional JS