Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir - iNews

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan tak akan menyerahkan uranium yang diperkaya kepada pihak mana pun. Bahan material nuklir itu akan tetap berada di Iran. Program nuklir Iran menjadi ganjalan utama perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS).
Iran berkai-kali menegaskan tak akan meninggalkan program nulklir sipilnya, sementara AS ingin uranium-uranium itu diserahkan ke negara lain.

Baca Juga
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
"Kami sudah sampaikan sejak awal, bahan yang diperkaya tidak akan dibawa keluar negeri. Salah satu opsinya adalah pencampuran ulang di dalam Iran. Ini bukan opsi baru," kata Baghaei, dalam wawancara dengan stasiun televisi Iran, dikutip Kamis (18/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Baghaei setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dengan Iran. Dia menandatangani naskah MoU tersebut di Istana Versailles, Prancis, pada Rabu (17/6/2026) malam, disaksikan Presiden Emmanuel Macron.

Baca Juga
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir
MoU tersebut merupakan pintu masuk ke perundingan damai sesungguhnya AS-Iran yang akan berlangsung dalam rentang 60 hari. Negosiasi akan membahas isu krusial yakni program nuklir dan rudal Iran, serta hal sensitif lainnya.
Editor: Anton Suhartono