Trump Sebut Turkiye Hampir Ikut Perang, Bantu Iran Lawan Israel - Kompas
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim, Turkiye sempat berpotensi terlibat dalam perang Iran.
Trumo menyebut, Turkiye dalam posisi yang condong ke pihak Iran dan berperang melawan Israel.
Hal tersebut disampaikan Trump dalm keterangannya kepada wartawan di Gedung Putih, sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Kamis (25/6/2026).
Baca juga: Trump Minta Tambahan Dana Rp 1.574 Triliun untuk Perang Iran
Trump menyebut Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan sebagai salah satu kandidat utama yang hampir ikut terjun dalam konflik tersebut.
Kenapa Prabowo Ngotot TNI-Polri Ikut Urus Pertanian? Ini Alasannya
"Dia (Erdogan) adalah salah satu kandidat utama untuk masuk ke dalam perang bersama Iran, mungkin di pihak Iran, karena dia bukan penggemar besar Israel," kata Trump.
Trump mengklaim bahwa dirinya secara pribadi turun tangan untuk mencegah keterlibatan Turkiye dalam perang tersebut.
Dia mengatakan telah meminta Erdogan agar negaranya tidak masuk ke dalam konflik,
Dan menurut Trump, permintaan itu dipenuhi oleh pemimpin Turkiye tersebut.
Baca juga: Trump Kesal Harga BBM Tak Segera Turun meski Perang Selesai, Salahkan Perusahaan Minyak
Selain soal dinamika perang, Trump juga memastikan rencananya untuk menghadiri pertemuan puncak NATO yang akan berlangsung di Ankara.
Dia menyebut kehadirannya dalam forum tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Erdogan.
Di sisi lain, Trump turut menanggapi pertanyaan terkait permintaan Ankara untuk memperoleh jet tempur F-35 beserta mesin yang dibutuhkan untuk pesawat tempur buatan dalam negeri Turkiye.
Trump mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan melakukan sesuatu yang dapat memenuhi keinginan Turkiye tersebut.
Baca juga: Retorika Trump terhadap Iran Berubah-ubah, Banyak Target Perang yang Ditinggalkan
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Baru Sepekan Tenang, Kapal Singapura Dihantam Proyektil Misterius di Selat Hormuz