0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Hizbullah Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui - SindoNews

    10 min read

     

    Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui


    Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia Indeks HI-LITE More SINDOscope More MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel Live TV RCTI GTV MNCTV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin

    Kamis, 18 Juni 2026 - 20:08 WIB


    Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem. Foto/anadolu

    A A A

    BEIRUT - Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem mengatakan perlawanan telah berhasil “menggagalkan proyek Israel Raya” dan melindungi apa yang ia gambarkan sebagai eksistensi Lebanon dari rencana “pemusnahan dan pengusiran”. Pernyataan itu muncul dalam pidatonya yang direkam.

    Qassem mengatakan dasar dari setiap negosiasi dengan Israel haruslah “keamanan bersama”. Dia mengulangi penolakan tegas kelompok tersebut terhadap setiap proposal untuk melucuti senjata Hizbullah. Ia menggambarkan proposal tersebut sebagai “resep Israel” yang tidak akan diterima.

    Ia menyerukan kepada otoritas dan kekuatan politik Lebanon untuk terlibat dalam dialog internal untuk mengatur urusan nasional tanpa campur tangan eksternal atau negosiasi langsung apa pun.

    Dia menekankan kesiapan Hizbullah untuk bekerja sama dalam upaya melindungi kedaulatan Lebanon.

    Membahas konflik tersebut, Qassem mengatakan perkembangan sejak tahun 1948 mencerminkan apa yang ia gambarkan sebagai ambisi ekspansionis Israel, yang menurutnya mencapai puncaknya dengan pengumuman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang apa yang disebutnya proyek "Israel Raya".

    Ia menambahkan, masalahnya bukan tentang niat di masa depan tetapi lebih kepada "agresi yang berkelanjutan dan kejahatan terus-menerus terhadap warga sipil".

    Dia mengklaim perempuan dan anak-anak menjadi sasaran di bawah kedok internasional.

    Qassem mengatakan proyek Israel bertujuan melenyapkan Hizbullah secara militer, budaya, dan sosial, dengan alasan ini akan sama dengan "penghancuran sebagian besar masyarakat Lebanon".

    Ia menambahkan, "Kita tidak hanya berjuang untuk tanah, tetapi untuk membela keberadaan dan masa depan kita."

    Ia juga meninjau apa yang digambarkannya sebagai pencapaian perlawanan terhadap pendudukan Israel.

    Dia mengatakan hal itu telah membantu mencegah Israel mencapai stabilitas atau memperluas pengaruhnya di kawasan tersebut.

    Baca juga: AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      Profil Ayatollah Ali...

      Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      AS Berencana Bangun...

      Pemimpin Hizbullah:...

      AS Siap Mulai Lagi Perang...

      Trump Bela Kesepakatan...

      Ketua Parlemen Tegaskan...

      AS Ternyata Gunakan...

      Komentar
      Additional JS