Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain - SindoNews

    11 min read

     


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:34 WIB

    Bahlas serangan AS, Iran gempur Bahrain. Foto/X

    A A A

    TEHERAN - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyerang target militer Amerika di wilayah tersebut sebagai balasan atas agresi sebelumnya terhadap daerah pesisir Iran. Press TV tidak menyebutkan target mana yang diserang oleh Iran .

    Pasukan tersebut menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat, dengan mengatakan bahwa pembalasan mereka "menargetkan lokasi penempatan militer teroris AS di wilayah tersebut."

    Disebutkan bahwa pembalasan tersebut terjadi setelah pasukan Amerika melancarkan serangan udara terhadap daerah-daerah yang terletak di sepanjang garis pantai Iran sebagai bagian dari "pola pelanggaran komitmen" Amerika Serikat yang tidak berubah.

    Namun, Al Jazeera melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Bahrain mengeluarkan pernyataan, mengatakan pihaknya mengutuk keras serangan drone Iran pada dini hari, menggambarkannya sebagai "pelanggaran serius" terhadap kedaulatan dan hukum internasional.

    Dikatakan beberapa drone menargetkan wilayahnya, tanpa menyebutkan lokasi pasti atau jenis targetnya. Insiden tersebut membahayakan warga sipil dan melemahkan upaya de-eskalasi regional, tambah pernyataan itu.

    Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melaporkan melakukan serangan terhadap beberapa target di Iran.

    Dalam melancarkan agresi tersebut, Washington menggunakan "berbagai dalih, termasuk lewatnya kapal yang tidak patuh melalui rute yang tidak sah di Selat Hormuz," tambah pernyataan itu.

    Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat telah melaporkan melakukan serangan terhadap beberapa target di Iran.

    CENTCOM yang mengawasi pasukan Amerika yang ditempatkan di wilayah Asia Barat, menuduh telah melakukan agresi tersebut sebagai balasan atas apa yang digambarkan sebagai serangan pesawat tak berawak pada hari Kamis terhadap sebuah kapal, yang disebutnya sebagai kapal kargo berbendera Singapura MV Ever Lovely. Serangan itu, menurut klaim tersebut, terjadi saat kapal tersebut meninggalkan Selat Hormuz di sepanjang pantai Oman.

    Republik Islam Iran, dalam semua kesempatan, secara tegas menolak tuduhan penargetan objek non-militer, sambil memperingatkan tentang upaya untuk melibatkan negara tersebut dalam serangan semacam itu dengan melakukan operasi "bendera palsu".

    Angkatan Laut IRGC juga mencatat bahwa Amerika Serikat berupaya melanggar komitmennya berdasarkan nota kesepahaman yang baru-baru ini ditandatangani antara kedua pihak "melalui berbagai provokasi."

    Peringatan terhadap provokasi lebih lanjut

    "Dan sekarang telah menerima tanggapan yang diperlukan," lanjut pernyataan itu, merujuk pada pembalasan pasukan tersebut. "Hal yang sama akan berlaku untuk pelanggaran di masa mendatang," tambahnya.

    "Jika agresi ini diulangi, tanggapan kami akan lebih luas dari ini."

    Penandatanganan MoU tersebut didahului oleh gencatan senjata yang diumumkan pada 7 April oleh Presiden AS Donald Trump dalam serangan agresi Amerika-Israel yang tidak beralasan terhadap Republik Islam Iran.

    Kerusakan besar yang ditimbulkan Iran terhadap pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain mendorong Washington untuk mempertimbangkan relokasi aset militernya di Teluk Persia ke wilayah rezim Israel.

    Setelah pengumuman tersebut, Amerika Serikat berulang kali melanggar gencatan senjata hanya untuk menghadapi pembalasan Iran yang tegas pada setiap kesempatan.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      Sejarah Panjang Persia...

      Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Update Gempa Kembar...

      China Selidiki Insiden...

      Benarkah Mossad Hendak...

      AS Serang Iran 2 Hari...

      Finlandia Izinkan Wilayahnya...

      Eks Menteri Zionis:...

      Komentar
      Additional JS