0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Donald Trump Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Trump Ancam Lanjutkan Project Freedom Jika Kesepakatan Iran Tak Tercapai - detik

    3 min read

     

    Trump Ancam Lanjutkan Project Freedom Jika Kesepakatan Iran Tak Tercapai

    Washington DC -

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan bahwa AS mungkin akan meningkatkan postur militernya di Selat Hormuz, jika kesepakatan dengan Iran tidak tercapai. Trump mengancam untuk melanjutkan kembali operasi militer Project Freedom di Selat Hormuz, bahkan memperluasnya.

    "Kita akan menempuh jalur yang berbeda jika semuanya tidak ditandatangani dan diselesaikan," kata Trump saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dilansir Anadolu Agency dan Middle East Monitor, Sabtu (9/5/2026).

    Ketika ditanya apakah AS akan kembali melanjutkan Project Freedom, Trump menjawab "Saya rasa tidak", tetapi menambahkan bahwa AS masih "mungkin akan melanjutkannya".

    Dia kemudian menjelaskan bahwa Pakistan, yang menjadi mediator perundingan Washington dan Teheran, telah meminta AS untuk tidak melanjutkan operasi militer tersebut.

    "Kita mungkin akan kembali ke Project Freedom jika semuanya tidak berjalan lancar," ucap Trump.

    "Ini akan menjadi Project Freedom Plus, artinya Project Freedom ditambah hal-hal lainnya," sebutnya, tanpa menjelaskan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam operasi militer yang diperluas tersebut.

    Project Freedom merupakan misi militer AS yang bertujuan memandu kapal-kapal dari negara-negara netral untuk melintasi Selat Hormuz secara aman, yang dimulai pada Senin (4/5) waktu setempat. Misi ini berpotensi menantang langkah Iran membatasi pelayaran di jalur perairan strategis tersebut.

    Namun, misi militer AS itu ditangguhkan sejak awal pekan ini setelah beroperasi selama 36 jam.

    Trump, pada Selasa (5/5) waktu setempat, mengumumkan penghentian sementara Project Freedom untuk memulihkan kebebasan navigasi bagi pelayaran komersial melalui Selat Hormuz. Namun dia menegaskan bahwa blokade laut oleh AS tetap "berlaku sepenuhnya".

    Aktivitas pelayaran melintasi Selat Hormuz secara efektif ditutup oleh Iran sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar pada 28 Februari lalu. AS merespons dengan memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di sekitar Selat Hormuz sejak pertengahan April lalu.

    Simak juga Video 'Trump: Negosiasi dengan Iran Jalan Terus Meski Ada Baku Tembak!':

    (nvc/jbr)

    Komentar
    Additional JS