0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Featured Iran Konflik Timur Tengah NATO Spesial

    NATO Makin Ketar-ketir karena Stok Rudal AS Terkuras oleh Perang Iran - SindoNews

    12 min read

     

    NATO Makin Ketar-ketir karena Stok Rudal AS Terkuras oleh Perang Iran


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Selasa, 19 Mei 2026 - 14:13 WIB

    Sekutu-sekutu NATO semakin cemas setelah stok rudal kelas atas AS terkuras oleh perang di Iran. Imbasnya, pasokan rudal untuk anggota aliansi menjadi dibatasi. Foto/EUCOM

    A A A

    BRUSSELS - Sekutu-sekutu NATO semakin cemas bahwa perang besar-besaran Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran telah menguras stok rudal kelas atas Amerika. Imbasnya, pasokan misil—termasuk rudal pencegat—yang semestinya diterima anggota aliansi untuk misi pertahanan, mulai dibatasi.

    Para petinggi militer aliansi dijadwalkan melakukan pertemuan pada hari Selasa (19/5/2025) di Markas Besar NATO di Brussels. Pertemuan ini akan membahas kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produksi senjata dalam skala besar.

    Baca Juga: AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Polandia, Ibarat Tampar Sekutu Sendiri

    Militer AS menghabiskan sejumlah besar amunisi berkualitas tinggi termasuk sebagian besar sistem pertahanan udara dan rudal Patriot yang sangat mahal. Angka-angka yang dirilis dari Pentagon pada 12 Mei menunjukkan bahwa perang Iran telah menelan biaya lebih dari USD29 miliar bagi militer AS sejauh ini, tanpa ada tanda-tanda berakhirnya konflik.

    Sekutu-sekutu NATO khawatir bahwa perangkat keras militer yang kompleks yang mendukung jaminan keamanan aliansi tidak dapat diperbarui tepat waktu untuk mengimbangi konsumsi pasokan militer AS sendiri.

    Pada pertemuan puncak minggu ini, para kepala militer dari semua 32 negara anggota akan memeriksa dampak yang mungkin ditimbulkan oleh konsumsi cepat yang konsisten terhadap kemampuan kolektif NATO dan kekuatan pencegahan karena Rusia terus mengancam sekutu.

    Pada 15 Mei, peringatan serangan udara dikeluarkan di Finlandia setelah militer mendeteksi drone memasuki wilayah udara negara tersebut. Bandara Helsinki ditutup sementara, menyebabkan pembatalan dan pengalihan rute banyak penerbangan.

    Pertemuan hari Selasa akan dipimpin oleh Komandan Tertinggi Sekutu Eropa (SACEUR) Jenderal Alexus G. Grynkewich, dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte juga hadir.

    Meningkatkan Produksi Rudal dengan Cepat

    Dampak domino dari penipisan persenjataan bagi Eropa adalah kemungkinan senjata dan sistem pertahanan AS yang dibeli oleh negara-negara NATO Eropa untuk digunakan oleh militer Ukraina tidak akan dikirim tepat waktu, atau dalam beberapa kasus sama sekali tidak dikirim.

    “Kami telah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa produksi militer perlu ditingkatkan secara eksponensial karena perang di Ukraina, tetapi perang Iran telah menunjukkan kepada kita bahwa hal ini bahkan lebih penting untuk dilakukan sekarang,” kata seorang sumber militer senior NATO kepada Euronews menjelang pertemuan tersebut.

    “Kita membutuhkan banyak sumber daya dan amunisi serta kemampuan untuk meningkatkan produksi dengan cepat. Dan kita tidak memilikinya, dan kita membutuhkannya dengan sangat cepat.”

    Sumber tersebut mengatakan bahwa perang yang sedang berlangsung di Iran, yang telah mencekik rantai pasokan global minyak, gas, dan komoditas lainnya dari Teluk sebagai akibat penutupan Selat Hormuz, adalah contoh utama mengapa NATO seharusnya meningkatkan produksi senjatanya beberapa waktu lalu.

    “Memang, ini tentang Iran, tetapi sebenarnya ini juga merupakan kesadaran bahwa kita perlu bersiap untuk konflik simultan,” katanya.

    “Kita membutuhkan ini dalam skala besar, dan itu tentu saja salah satu poin yang akan disampaikan SACEUR kepada para pemimpin militer sekutu," imbuh sumber tersebut.

    "Waktu Sangat Penting"

    Upaya untuk mengakhiri perang Iran melalui resolusi telah gagal dalam beberapa minggu terakhir. Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Teheran bahwa "waktu terus berjalan" karena pembicaraan terus berlarut-larut.

    Dalam sebuah unggahan di akun Truth Social-nya, dia menulis: "Mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. WAKTU SANGAT PENTING!"

    Pada hari Senin, dia kemudian mengatakan akan menunda serangan lanjutan AS terhadap Iran setelah permohonan dari negara-negara Teluk yang memberitahunya bahwa "negosiasi serius sedang berlangsung" dalam upaya untuk menyelesaikan perang.

    Dia tampaknya yakin untuk melakukannya karena kesepakatan yang "sangat dapat diterima" oleh AS dimungkinkan.

    “Kesepakatan ini, yang terpenting, akan mencakup TIDAK ADA SENJATA NUKLIR UNTUK IRAN!” tulisnya di platform Truth Social miliknya.

    Aspek penting lainnya dari pertemuan NATO hari Selasa adalah penyampaian penilaian militer SACEUR tentang kemampuan NATO secara keseluruhan saat ini, termasuk dampak dari keputusan Washington baru-baru ini untuk membatalkan pengiriman brigade pasukan yang terdiri lebih dari 4.000 tentara ke Polandia.

    Keputusan itu tidak terduga, dan diambil secara tiba-tiba bahkan ketika beberapa tentara dan peralatan sudah dalam perjalanan.

    “SACUER perlu melihat ini dari perspektif AS dan Eropa untuk memutuskan apakah akan menyesuaikan postur kekuatan di benua itu,” kata sumber tersebut kepada Euronews.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      10 Negara Menaikkan...

      10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Garda Revolusi Iran...

      Koalisi Penguasa Israel...

      Spanyol Panggil Dubes...

      Menhan Sjafrie Sangkal...

      NATO Makin Ketar-ketir...

      5 Fakta Penembakan Maut...

      Komentar
      Additional JS