Kondisi Terkini Mojtaba Khamenei, Iran Sebut Hanya Terluka Ringan di Bagian Telinga - Kompas
Kondisi Terkini Mojtaba Khamenei, Iran Sebut Hanya Terluka Ringan di Bagian Telinga
TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah dan media Iran berupaya meredam spekulasi terkait kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei, dengan menyebut luka yang dialaminya tidak serius.
Pernyataan itu muncul di tengah berbagai laporan yang menyebut Mojtaba mengalami cedera berat usai serangan militer dalam perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Kantor berita semi-resmi Iran Fars menyebut kondisi Mojtaba terus membaik dan menepis berbagai rumor yang beredar.
Baca juga: Iran Tepis Rumor Mojtaba Khamenei “Menghilang”, Dilaporkan Beri Arahan Militer
“Cedera punggungnya telah membaik selama periode ini, dan cedera tempurung lututnya juga akan segera pulih. Ia dalam kondisi sehat sepenuhnya. Syukurlah, kesehatannya baik. Musuh menyebarkan berbagai rumor dan klaim palsu,” demikian pernyataan kantor berita tersebut, sebagaimana dikutip First Post, Rabu (20/5/2026).
Bagaimana Iran Bisa Nyaris Punya 11 Bom Nuklir di Era Tiga Presiden AS?
Terkait belum adanya penampilan publik Mojtaba, Fars meminta masyarakat bersabar.
“Mereka ingin melihatnya, tetapi masyarakat harus bersabar dan tidak terburu-buru. Ia akan berbicara kepada kalian pada waktu yang tepat,” tulis Fars.
Baca juga: [POPULER TREN] Arab Saudi Panas dengan Iran | Kasus Hantavirus Tahun 2012
Disebut alami luka ringan di belakang telinga
Direktur Jenderal Protokol Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Mazaher Hosseini, juga membantah laporan soal cedera parah. Ia mengatakan, Mojtaba hanya mengalami retakan kecil di belakang telinga.
Sebelumnya, kantor berita Iran lainnya, ISNA, menyebut bahwa tidak ada hal serius yang terjadi pada putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei tersebut.
Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, turut memberikan pernyataan serupa.
“Luka-luka ini bukan jenis luka yang akan merusak wajah pemimpin tertinggi, juga tidak akan membuatnya cacat atau menyebabkan amputasi anggota tubuh,” ujarnya.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Usir” AS dari Teluk, Klaim Kelola Selat Hormuz demi Kebaikan Kawasan
Laporan lain sebut cedera Mojtaba cukup serius

Lihat Foto
Di sisi lain, sejumlah laporan media regional menggambarkan kondisi Mojtaba jauh lebih serius dibanding klaim resmi Iran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang merupakan ahli bedah jantung, dilaporkan terlibat langsung dalam penanganan medis Mojtaba bersama Menteri Kesehatan Iran.
Baca juga: Netanyahu Disebut Disambut Bak Raja Saat Kunjungan Rahasia ke UEA, Apa yang Terjadi?
Mereka disebut aktif mengawasi proses perawatan setelah Mojtaba mengalami luka akibat serangan militer baru-baru ini.
Beberapa laporan juga menyebut kondisi Mojtaba cukup serius hingga membatasi keterlibatannya dalam urusan negara. Dalam situasi itu, kekuasaan disebut semakin bergeser ke figur militer, terutama Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Bahkan, menurut laporan The New York Times, salah satu kaki Mojtaba telah menjalani tiga operasi dan nantinya memerlukan kaki prostetik. Lengannya juga disebut telah dioperasi dan perlahan mulai kembali berfungsi.
Baca juga: Di Tengah Kunjungan Trump, China Nyatakan Perang Iran Harusnya Tak Pernah Terjadi
Laporan itu juga menyebut Mojtaba mengalami luka bakar serius pada wajah dan bibir sehingga kesulitan berbicara. Sejumlah pejabat bahkan mengindikasikan bahwa ia mungkin membutuhkan operasi plastik.
Sementara itu, The Telegraph melaporkan Mojtaba nyaris terenggut nyawanya dalam serangan rudal balistik Blue Sparrow milik Israel pada 28 Februari lalu.
Dalam pernyataan pribadi yang dikutip laporan tersebut, Hosseini mengatakan, Mojtaba sempat keluar rumah untuk melakukan sesuatu, hanya beberapa detik sebelum rudal menghantam kediamannya.
Baca juga: Intel AS Sebut Mojtaba Khamenei Ada di Balik Layar Perang Iran, Apa Perannya?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
IRGC Ancam Perluas Perang jika AS-Israel Serang Iran Lagi