0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Donald Trump Featured Idul Adha Kerbau Spesial

    Kerbau Bernama Donald Trump Batal Disembelih Saat Idul Adha, Dikirim ke Kebun Binatang - Kompas

    6 min read

     

    Kerbau Bernama Donald Trump Batal Disembelih Saat Idul Adha, Dikirim ke Kebun Binatang

    DHAKA, KOMPAS.com - Seekor kerbau albino langka di Bangladesh yang dijuluki “Donald Trump” karena memiliki jambul pirang khas berhasil diselamatkan dari penyembelihan kurban Idul Adha setelah pemerintah turun tangan di menit-menit terakhir.

    Kerbau tersebut awalnya telah dijual untuk disembelih dalam perayaan Idul Adha di Bangladesh, negara mayoritas Muslim dengan populasi sekitar 170 juta jiwa.

    Namun, meningkatnya perhatian publik membuat pemerintah memutuskan untuk membatalkan penyembelihan.

    Baca juga: Kerbau Pirang Bernama Donald Trump Akan Disembelih Saat Idul Adha

    Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Bangladesh mengatakan, keputusan itu diambil karena alasan keamanan dan tingginya minat masyarakat terhadap hewan tersebut.

    China Geram Tahu Rencana Jepang-Filipina Negosiasi Batas Maritim, Sebut Tindakan Ilegal

    “Pada saat-saat terakhir, keputusan diambil untuk menyelamatkan kerbau itu dari kurban karena alasan keamanan dan tingkat ketertarikan publik yang tidak biasa,” kata pejabat tersebut, seperti dilansir Reuters.

    Kerbau albino memang sangat jarang ditemukan di Bangladesh, tempat sebagian besar ternak berwarna gelap. Penampilannya yang unik semakin mencolok berkat rambut pirang di bagian kepala yang dianggap mirip gaya rambut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

    Baca juga: Gibran Serahkan Sapi Kurban di Manggarai Jaksel, Pengurus Sebut Diberikan Mendadak

    Pemilik sebelumnya, Zia Uddin Mridha, mengatakan, nama “Trump” diberikan oleh adiknya yang melihat kemiripan tersebut.

    “Adik saya menamainya Trump karena rambutnya yang luar biasa,” ujar Mridha.

    Dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional

    Ilustrasi kebun binatang.

    Lihat Foto

    Baca juga: Kronologi Meninggalnya Kamilla Belyatskaya Usai Tersapu Ombak Saat Yoga

    Menteri Dalam Negeri Bangladesh Salahuddin Ahmed memerintahkan agar kerbau tersebut diselamatkan, pembeli menerima pengembalian dana, dan hewan itu dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh di Dhaka.

    Kurator kebun binatang, Atiqur Rahman, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tempat khusus untuk kerbau albino tersebut.

    “Kami telah menyiapkan kandang untuk kerbau albino itu dan menugaskan seorang perawat,” kata Rahman.

    Baca juga: Nahas, Tabrak Kerbau yang Tiba-tiba ke Tengah Jalan, Remaja Ini Tewas

    “Dia akan dikarantina selama dua minggu.”

    Menurut polisi setempat, dinas peternakan meminta agar kerbau tersebut diamankan karena masih berusia muda dan dinilai masih bisa dipelihara selama beberapa tahun ke depan.

    “Dinas peternakan meminta kami mengambil kerbau itu dari pemiliknya karena ini adalah hewan langka,” kata Kepala Kepolisian Keraniganj, Mohammad Ruhul Quddus.

    Baca juga: 4 Bayi Harimau Sumatera Lahir di Inggris, Harapan untuk Satwa Langka

    “Mereka mengatakan kerbau albino itu masih sangat muda dan bisa dipelihara selama beberapa tahun lagi,” tambahnya.

    Viral di media sosial

    Popularitas kerbau “Donald Trump” melonjak setelah video dan foto-fotonya viral di media sosial menjelang Idul Adha. Banyak warga datang dari berbagai daerah untuk melihat langsung hewan tersebut dan berfoto dengannya.

    Mridha mengatakan, arus pengunjung terus berdatangan ke peternakannya, mulai dari pengguna media sosial, warga penasaran, hingga anak-anak.

    Ia juga menyebut kerbau itu memiliki sifat jinak dan membutuhkan perawatan khusus, termasuk pemberian makan secara rutin dan mandi teratur.

    Di Bangladesh, lebih dari 12 juta hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, dan kerbau diperkirakan dikurbankan selama Idul Adha, momen ketika banyak keluarga miskin mendapat kesempatan langka untuk menikmati daging.

    Baca juga: Kesal 15 Pohon Pisangnya Dirusak, Ibu Ini Sandera Kerbau Tetangga

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Ambisi Netanyahu Kuasai Gaza, Militer Bersiap Perluas Pendudukan Wilayah

    Komentar
    Additional JS