0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran: Kesepakatan Damai dengan AS Harus Akhiri Perang di Semua Lini - Republika

    5 min read

     

    Iran: Kesepakatan Damai dengan AS Harus Akhiri Perang di Semua Lini

    Selat Hormuz tidak akan sepenuhnya kembali ke status sebelum perang.

    Dok US Navy Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Michael Murphy (DDG 112) yang dihalau Iran di Selat Hormuz pada Sabtu (11/4/2026).

    REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL - Kantor berita Tasnim pada Ahad (24/5/2026) melaporkan, potensi perjanjian damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) mencakup penghentian perang di semua lini. Selain untuk menghentikan serangan Israel di Lebanon, AS juga disebut akan berkomitmen untuk mencabut sanksi terhadap minyak Iran selama negosiasi.

    Jika kesepakatan tercapai, Selat Hormuz tidak akan sepenuhnya kembali ke status sebelum perang. Namun sebaliknya, jumlah kapal yang diizinkan untuk melewati jalur perairan strategis itu akan dipulihkan ke kondisi sebelum perang dalam waktu 30 hari, menurut Tasnim.

    Sponsored

    Iran, kata kantor berita itu, menekankan penegakan hak kedaulatannya atas Selat Hormuz melalui berbagai cara, yang rinciannya akan diumumkan kemudian. Sementara itu, Iran bersikeras setidaknya pelepasan sebagian asetnya yang dibekukan, dan kesepakatan potensial juga akan mencakup jendela negosiasi 60 hari tentang program nuklir Teheran.

    Teheran juga menyerukan pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, dengan alasan bahwa tidak akan ada perubahan pengaturan di Selat Hormuz jika blokade tetap diberlakukan. Setiap perubahan pada navigasi dan transit melalui selat tersebut akan bergantung pada implementasi komitmen AS lainnya dalam nota kesepahaman, menurut laporan tersebut.

    Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (23/5/2026) mengatakan bahwa kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang 'sebagian besar telah dinegosiasikan' dan sedang menunggu finalisasi.

    Terobosan tersebut muncul setelah kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir ke Teheran, yang merupakan kunjungan keduanya dalam beberapa pekan terakhir. Gencatan senjata dalam perang AS-Iran yang dimulai pada 28 Februari pertama kali dimediasi oleh Pakistan pada 8 April.

    sumber : Antara

    Berita Terkait

    Trump Wajibkan Negara Teluk Normalisasi dengan Israel untuk Kesepatan Damai dengan Iran

    Internasional - 8 jam yang lalu

    Menlu Rubio Ungkap Ada Peluang AS dan Iran Capai Kesepakatan Soal Nuklir

    Internasional - 10 jam yang lalu

    Ahmad Vahidi, Jenderal Garis Keras yang Berani Tantang Trump 'Silakan Jika Ingin Lanjutkan Perang'

    News Analysis - 13 jam yang lalu

    Trump dan Mojtaba Khamenei Dilaporkan Belum Setujui Kesepakatan Damai Kedua Negara

    Internasional - 14 jam yang lalu

    Menlu RI dan Negara Arab Kutuk Perlakuan Menteri Israel Itamar Ben-Gvir kepada Partisipan GSF

    Internasional - 19 jam yang lalu

    Komentar
    Additional JS