0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita China Dunia Internasional F-35B Featured Inggris Kecerdasan Buatan Rusia Spesial Tekno

    Dipersenjatai Rudal Berbasis AI, F-35B Inggris Lulus Uji Coba Tembus Pertahanan Rusia-China - Republika

    12 min read

      

    Dipersenjatai Rudal Berbasis AI, F-35B Inggris Lulus Uji Coba Tembus Pertahanan Rusia-China

    Keberhasilan itu lahir dari kolaborasi Inggris, AS, dan industri pertahanan.

    Rep: Erdy Nasrul

    EPA-EFE/SOUTH KOREAN DEFENSE MINISTRY Ilustrasi pesawat tempur F-35.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inggris mulai mempercepat pengembangan rudal generasi baru SPEAR 3 setelah jet tempur siluman F-35B berhasil menyelesaikan penerbangan uji dengan membawa empat rudal tersebut. Uji coba itu menjadi tonggak penting dalam integrasi senjata presisi jarak jauh terbaru Inggris ke dalam pesawat tempur generasi kelima milik NATO.

    Penerbangan uji dilakukan di Pangkalan Udara Angkatan Laut Patuxent River, Maryland, oleh Satuan Uji Terpadu F-35 bersama personel Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Dalam pengujian tersebut, empat rudal inert SPEAR 3 dibawa sebagai bagian dari perekaman data lingkungan sebelum memasuki tahap uji pelepasan rudal dan integrasi penuh sistem misi.

    Sponsored

    Kopral RAF Daniel Housden menyebut pencapaian tersebut menjadi hasil penting dari kerja sama panjang tim pengujian Inggris dan Amerika Serikat.

    “Sebagai sebuah tim, kami telah bekerja keras menuju tonggak penting ini, dan saya bangga mengatakan bahwa SPEAR 3 kini telah diterbangkan pada F-35B,” katanya.

    Sementara itu, manajer program integrasi senjata F-35 Joint Program Office Inggris dan Italia, Dan Shelton, mengatakan keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi intensif antara pemerintah Inggris, pemerintah AS, dan industri pertahanan.

    SPEAR 3 (Selective Precision Effects At Range) merupakan rudal jelajah mini buatan MBDA yang dikembangkan untuk memperkuat kemampuan tempur F-35B dan Eurofighter Typhoon dalam menghadapi perang modern berbasis jaringan dan kecerdasan buatan.

    Rudal ini dirancang sebagai senjata presisi jarak jauh yang mampu menyerang target dari luar jangkauan sistem pertahanan udara lawan (stand-off strike capability). Dengan ukuran relatif kecil dan bobot di bawah 100 kilogram, SPEAR 3 mampu menjangkau sasaran lebih dari 100 kilometer menggunakan mesin turbojet mini.

    Keunggulan utama SPEAR 3 terletak pada teknologi multi-mode seeker yang menggabungkan radar gelombang milimeter, GPS, sistem navigasi inersial, laser semi-aktif, dan two-way datalink. Sistem tersebut memungkinkan rudal menghantam target bergerak seperti tank, radar, peluncur rudal, hingga kapal kecil dengan tingkat presisi tinggi dalam berbagai kondisi cuaca.

    Rudal ini juga dirancang agar dapat dibawa secara internal di ruang senjata F-35B tanpa mengurangi kemampuan siluman pesawat. Setelah integrasi penuh selesai, satu F-35B diproyeksikan mampu membawa hingga delapan rudal SPEAR 3 secara internal.

    Berita Terkait

    Senjata AI Baru AS Bisa Bantai 50 Drone Musuh Tanpa Tembakan

    Internasional - 23 jam yang lalu

    Diklaim Jaya di Udara, Jet Tempur Kebanggaan Amerika F-35 Malah Rontok karena Karatan

    Internasional - 16 May 2026, 09:34

    Di Hari Kemenangan, Rusia Pamer Rudal Pembantai F-35 Amerika, ini Spek Gaharnya

    Internasional - 10 May 2026, 07:13

    Tiga Analis Dunia Bedah Perang Adu Kuat Drone Jadi Mimpi Buruk Baru NATO

    News Analysis - 09 May 2026, 05:33

    Tangguhkan F-35 dan Enggan Bergantung AS, Spanyol Lirik Jet Tempur KAAN Turki

    Internasional - 08 May 2026, 18:30

    Komentar
    Additional JS