0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita China Featured Pertanian Spesial

    China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028 - SindoNews

    10 min read

     

    China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Minggu, 24 Mei 2026 - 19:29 WIB

    Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan Pemerintah China berkomitmen untuk membeli produk pertanian AS. FOTO/AP

    A A A

    BEIJING - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan Pemerintah China berkomitmen untuk membeli produk pertanian AS senilai USD17 miliar atau setara Rp301 triliun setiap tahunnya hingga 2028 mendatang. Kesepakatan dagang tersebut menjadi hasil ekonomi paling konkret dari kunjungan kenegaraan Presiden Donald Trump selama dua hari ke Beijing, di tengah kebuntuan atas sejumlah isu geopolitik yang sensitif bagi kedua negara.

    Prabowo Kunjungi Kebumen,...

    "Kesepakatan ini mencakup pembelian untuk tahun 2026, 2027, dan 2028, serta tidak termasuk perjanjian terpisah mengenai komoditas kedelai yang telah dibuat China sebelumnya pada Oktober 2025," demikian bunyi dokumen lembar fakta resmi yang dirilis oleh Istana Kepresidenan Gedung Putih pasca-KTT bilateral tersebut dikutip dari US News, Minggu (24/5/2026).

    Baca Juga: Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS

    Selain komoditas pertanian, Beijing juga dipastikan bakal bekerja sama dengan regulator AS untuk memulihkan akses fasilitas pemrosesan daging sapi Amerika serta membuka kembali impor unggas dari wilayah yang telah bersertifikat bebas flu burung.

    Sebagai langkah nyata, Beijing telah memperpanjang izin registrasi lima tahun bagi 425 fasilitas daging sapi AS yang sempat dibekukan akibat konflik tarif tahun lalu, serta memberikan izin baru untuk 77 fasilitas tambahan. Di samping itu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan bahwa kedua negara sepakat untuk membentuk Dewan Perdagangan AS-China serta Dewan Investasi AS-China guna menyelesaikan hambatan akses pasar yang tersisa dalam kerangka penurunan tarif bersama.

    Meski disambut dengan upacara militer yang hangat oleh Presiden Xi Jinping, KTT bilateral ini dinilai gagal menghasilkan terobosan besar terkait isu kedaulatan Taiwan, penyelesaian konflik Iran, maupun pengurangan tarif dagang secara menyeluruh. Presiden Donald Trump dilaporkan menyelesaikan kunjungan ini tanpa mendapatkan dukungan signifikan dari Beijing, khususnya dalam upaya penanganan ketegangan konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran.

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Infografis

    4 Senjata Andalan China,...

    4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    KEK Industropolis Batang...

    Dua Hari Terganggu,...

    Influencer Sebut Rupiah...

    PGTC 2026 Perkenalkan...

    BRI Resmikan Kick-Off...

    IBCSD Dorong Percepatan...

    Komentar
    Additional JS