0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Pakistan Spesial

    Bom Meledak di Kereta Pakistan Tewaskan 24 Orang, Milisi Separatis Mengaku Bertanggung Jawab - Kompas TV

    3 min read

     

    Bom Meledak di Kereta Pakistan Tewaskan 24 Orang, Milisi Separatis Mengaku Bertanggung Jawab

    Close Ads x

    Kompas.tv - 25 Mei 2026, 16:10 WIB

    bom-meledak-di-kereta-pakistan-tewaskan-24-orang-milisi-separatis-mengaku-bertanggung-jawab

    Para sukarelawan mencari korban dari gerbong kereta yang terbalik di jalur kereta api sementara para penyintas menunggu transportasi di lokasi ledakan bom, di Quetta, Pakistan, Minggu (24/5/2026). (Sumber: AP Photo/Arshad Butt)

    Penulis : Haryo Jati | Editor : Deni Muliya

    QUETTA, KOMPAS.TV - Sekitar 24 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka setelah bom di sebuah kereta di Pakistan meledak.

    Insiden itu terjadi di Quetta, Balochistan, Pakistan, Minggu (24/5/2026) waktu setempat.

    Kereta yang meledak tersebut tengah menjemput penumpang dari garnisun militer Quetta.

    Baca Juga: Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo Meningkat Cepat, Negara Tetangga Bikin Pembatasan Era Covid

    Seperti dilansir dari Times of India, kereta itu menjadi target serangan bunuh diri menggunakan kendaraan (SVB-IED) yang parah dekat Chaman Phatak.

    Milisi separatis, Brigade Majeed dari Tentara Pembebasan Baloch (BLA) mengaku bertanggung atas apa yang disebutnya sebagai “serangan Fiyadeen”.

    Mereka mengklaim serangan itu secara khusus menargetkan personel tentara Pakistan yang bepergian dengan kereta.

    Kereta tersebut dilaporkan membawa 300 tentara Pakistan saat ledakan terjadi.

    Bom tersebut menyebabkan kereta menjadi tergelincir dan memicu api.

    Badan Gawat Darurat dan warga setempat langsung berupaya menyelamatkan korban.

    Baca Juga: IRGC Klaim Izinkan 33 Kapal Lewat Selat Hormuz, Bukti Peningkatan Keamanan di Bawah Kendali Iran

    Mereka dibawa ke rumah sakit Quetta, Rumah Sakit FC dan juga CMH untuk dilakukan perawatan.

    Petugas keamanan telah menyegel area tersebut dan operasi penyelamatan serta penyelidikan dilanjutkan.

    Diperkirakan jumlah korban tewas akan bertambah, karena masih banyak penumpang yang berada di bawah puing-puing kereta.

    Sumber : Times of India

    Komentar
    Additional JS