0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita California Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa Spesial

    300 Gempa Guncang California AS dalam 24 Jam, Tim Darurat Siaga - Kompas

    5 min read

     

    300 Gempa Guncang California AS dalam 24 Jam, Tim Darurat Siaga

    KOMPAS.com - Lebih dari 300 gempa bumi mengguncang California Selatan, Amerika Serikat (AS), dalam 24 jam terakhir pada Minggu (10/5/2026), membuat layanan darurat meningkatkan koordinasi dan pemantauan di wilayah tersebut.

    Data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menunjukkan, aktivitas seismik itu berkisar dari gempa mikro hingga bermagnitudo 4,7.

    Rangkaian gempa yang terjadi secara cepat ini membuat tim darurat bersiaga, sedangkan para ilmuwan menilai apakah guncangan tersebut merupakan aktivitas seismik rutin atau tanda awal dari peristiwa yang lebih besar.

    Baca juga: Jepang Turunkan Peringatan Tsunami, Revisi Kekuatan Gempa M 7,7

    Belum ada laporan korban luka ataupun kerusakan akibat rangkaian gempa tersebut. Peringatan tsunami juga tidak dikeluarkan.

    AS Diguncang 300 Gempa dalam 24 Jam, Picu Status Siaga

    Sistem pemantauan real-time USGS mendeteksi gempa-gempa kecil di area terkonsentrasi di California Selatan selama dua hari. Mayoritas gempa tercatat berkekuatan kecil.

    Kantor Layanan Darurat Gubernur California (Cal OES) dan lembaga-lembaga lokal pun mengaktifkan protokol pemantauan.

    USGS mencatat, sistem patahan kompleks di California Selatan acap kali menghasilkan rangkaian gempa bumi.

    Jaringan Seismik California Selatan (SCSN) juga memperbarui data gempa setiap beberapa menit.

    Baca juga: Akankah Gempa Super Besar Sekali dalam Seabad Segera Mengguncang Jepang?

    Para pejabat menegaskan, sejauh ini tidak ada indikasi gempa besar akan segera terjadi.

    Meski demikian, warga tetap diminta meninjau kembali perlengkapan darurat, rencana komunikasi, serta memastikan akses ke sistem peringatan gempa bumi California.

    Pejabat negara bagian menyebut, lonjakan aktivitas seismik terbaru itu masih konsisten dengan pola gempa berkekuatan rendah yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

    Pola semacam itu telah lama tercatat di California Selatan.

    Para ilmuwan USGS juga mencatat bahwa gempa bumi beruntun bukan hal yang tidak biasa di “laboratorium alami” sistem patahan California Selatan.

    Baca juga: Kenapa Afghanistan Rawan Gempa Bumi? Ini Penjelasannya

    Struktur geologi rumit

    Ilustrasi gempa bumi.

    Lihat Foto

    Struktur geologi yang rumit di kawasan itu dapat memicu rangkaian gempa kecil dalam waktu cepat.

    Dikutip dari Newsweek, geologi tiga dimensi yang kompleks di California membuat peramalan gempa menjadi sulit.

    Namun, pemantauan berkelanjutan membantu para peneliti memahami bagaimana patahan saling berinteraksi dan apakah tekanan bergerak di seluruh sistem.

    Baca juga: Demi Hindari Selat Hormuz, Begini Cara UEA Selamatkan Ekspor Minyaknya

    Ke depan, para seismolog akan terus menganalisis rangkaian gempa tersebut.

    Analisis dilakukan untuk menentukan apakah aktivitas mulai mereda atau tekanan aktif bergeser di sepanjang patahan utama di dekatnya.

    Pejabat darurat juga berencana mempertahankan pemantauan yang lebih ketat.

    Warga dapat terus memantau pembaruan dari USGS dan Cal OES.

    Para ahli mengingatkan, kesiapan pribadi tetap menjadi langkah paling penting di wilayah rawan gempa seperti California Selatan.

    Baca juga: Rusia Waspada, Gempa M 7,8 Kamchatka Disusul Peringatan Tsunami

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Tragedi Mal Klender Mei 1998: Ratusan Orang Terbakar Hidup-hidup, Ingatan Kelam Masih Melekat

    Komentar
    Additional JS