Zionis Kecolongan, 2 Personel Angkatan Udara Israel Diduga Jadi Mata-mata Iran - SindoNews
Zionis Kecolongan, 2 Personel Angkatan Udara Israel Diduga Jadi Mata-mata Iran
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Minggu, 19 April 2026 - 06:34 WIB
Polisi militer Zionis tangkap dua personel Angkatan Udara Israel atas tuduhan menjadi mata-mata Iran. Foto/Israel Army/Anadolu
A A A
TEL AVIV - Polisi militer Zionis telah menangkap dua personel Angkatan Udara Israel atas tuduhan menjadi mata-mata Iran. Kasus ini menjadi insiden kecolongan kedua bagi rezim Zionis Israel setelah pada Maret lalu seorang tentara yang bertugas pada sistem pertahanan Iron Dome juga diduga menjadi mata-mata Teheran.
Menurut laporan i24 News yang berbahasa Ibrani, Kepala Divisi Investigasi Kriminal Polisi Militer Israel, Lee Ayash, mengatakan dua personel Angkatan Udara telah ditahan selama sekitar satu bulan sementara penyelidikan sedang berlangsung.
Baca Juga: Hacker Iran Retas Ponsel Eks Panglima Militer Israel Herzi Halevi, Ambil 19.000 File Sensitif
Ayash mengatakan ada kecurigaan bahwa agen intelijen Iran merekrut para tentara dan memanfaatkan posisi mereka untuk mengakses informasi sensitif terkait sistem militer, situs, dan tokoh-tokoh berpangkat tinggi.
Laporan tersebut, yang dikutip Middle East Monitor, Minggu (19/4/2026), menunjukkan bahwa kasus ini mungkin melebar melampaui dua tersangka, mengarah pada jaringan yang lebih luas.
Laporan itu mencatat bahwa penangkapan tambahan telah dilakukan pada tahap awal penyelidikan, termasuk personel dari unit-unit sensitif seperti pertahanan udara.
Menurut sumber yang dikutip dalam laporan tersebut, dakwaan diperkirakan akan diajukan terhadap para tersangka dalam beberapa hari mendatang dan mungkin termasuk tuduhan serius seperti membantu musuh selama masa perang.
Seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa lembaga keamanan akan mengambil tindakan tegas sebagai tanggapan terhadap kasus tersebut.
Penangkapan ini bukanlah yang pertama sejak ketegangan meningkat antara Israel dan Iran setelah pecahnya permusuhan pada akhir Februari.
Pada 20 Maret, polisi Israel mengumumkan penangkapan seorang tentara cadangan yang bekerja di dalam sistem pertahanan udara Iron Dome karena diduga menjadi mata-matai Iran.
Perkembangan ini terjadi ketika Washington dan Teheran diperkirakan akan melanjutkan negosiasi yang bertujuan untuk menghentikan perang, setelah putaran awal perundingan di Islamabad pada 12 April gagal membuahkan hasil.
Gencatan senjata sementara selama dua minggu dimulai pada 8 April untuk memfasilitasi upaya menuju gencatan senjata permanen. Israel juga sepakat gencatan senjata dengan Lebanon selama 10 hari, yang dimulai Jumat lalu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Terpopuler
1
2
3
4
5





