0
News
    Home Berita Featured Iran Oman Pakistan Rusia Spesial

    Setelah Bernegosiasi dengan Oman dan Pakistan, Menlu Iran Berkunjung ke Rusia - Sindonews

    11 min read

     

    Setelah Bernegosiasi dengan Oman dan Pakistan, Menlu Iran Berkunjung ke Rusia

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Senin, 27 April 2026 - 02:20 WIB

    Setelah bernegosiasi dengan Oman dan Pakistan, Menlu Iran berkunjung ke Rusia. Foto/X

    A A A

    TEHERAN - Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali mengkonfirmasi bahwa Menteri Luar Negeri Araghchi akan mengunjungi Moskow pada hari Senin untuk membahas “status terkini negosiasi, gencatan senjata, dan perkembangan sekitarnya”.

    Kazem Jalali menyampaikan komentarnya kepada kantor berita ISNA Iran sambil mencatat hubungan erat antara negaranya dan Kremlin.

    Sejak dimulainya perang AS-Israel di Iran, yang disebut Jalali sebagai “Perang Ramadan”, Presiden Iran Pezeshkian telah berbicara tiga kali dengan mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, tentang perang tersebut.

    Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengkonfirmasi kunjungan Araghchi ke Moskow kepada kantor berita negara RIA Novosti.

    Sebelumnya, media pemerintah Iran melaporkan bahwa pesan telah disampaikan oleh menteri luar negeri melalui Pakistan kepada AS tentang apa yang Teheran tidak bersedia setujui dalam hal tuntutan AS.

    “Pesan-pesan ini menyangkut beberapa garis merah Republik Islam Iran termasuk masalah nuklir dan Selat Hormuz,” kata Kantor Berita Fars, yang dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam.

    “Sumber-sumber yang terinformasi menekankan bahwa Bapak Araghchi bertindak sepenuhnya dalam kerangka garis merah yang ditentukan dan tugas diplomatik Kementerian Luar Negeri.”

    Ditambahkan bahwa pesan-pesan yang disampaikan “tidak terkait dengan negosiasi” dan “dianggap sebagai inisiatif Iran untuk mengklarifikasi situasi regional”.

    Kemudian, kembalinya Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Pakistan “tidak ada hubungannya dengan pembicaraan nuklir”, lapor kantor berita semi-resmi Tasnim.

    Araghchi tiba kembali di Islamabad setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan pejabat lainnya tentang “kerangka kerja yang dapat diterapkan” untuk mengakhiri perang pada akhir pekan.

    Tasnim mengatakan dia sekarang kembali untuk “melanjutkan konsultasi terbarunya”, tetapi “negosiasi tidak ada hubungannya dengan masalah nuklir”.

    Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengklaim Iran telah mengajukan "tawaran" yang bertujuan untuk memenuhi tuntutannya, termasuk mengakhiri program nuklirnya. Pada hari Sabtu, Trump membatalkan kunjungan utusannya ke Islamabad setelah Araghchi meninggalkan negara itu menuju Oman.

    Sementara itu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani telah berbicara melalui telepon dengan menteri luar negeri Iran.

    Kedua pejabat tersebut “membahas upaya untuk mencapai perdamaian dan meningkatkan keamanan serta stabilitas di kawasan tersebut”, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar.

    Mohammed “menyatakan perlunya semua pihak untuk terlibat dalam upaya mediasi yang sedang berlangsung, yang akan membuka jalan untuk mengatasi akar penyebab krisis melalui cara damai dan dialog, yang mengarah pada kesepakatan berkelanjutan dan mencegah eskalasi baru”.

    Menurut pernyataan tersebut, perdana menteri juga “menekankan perlunya membuka jalur laut, memastikan kebebasan navigasi, dan tidak menggunakannya sebagai alat tawar-menawar atau taktik tekanan”.

    “Dalam konteks ini, ia menekankan dampak negatifnya terhadap negara-negara di kawasan tersebut dan pasokan energi dan pangan dunia, serta dampaknya terhadap perdamaian dan keamanan internasional.”

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      Iran Paksa AS Terima...

      Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Trump: Tersangka Penembakan...

      Kebakaran Hebat Lumat...

      Allen Tulis Manifesto...

      Terungkap, Uni Emirat...

      Pakar Perang Sebut Militer...

      5 Fakta Kehancuran Pangkalan...

      Komentar
      Additional JS