Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Drone Featured Rusia Spesial

    Rusia Kehilangan 40% Stok Minyak usai Pelabuhan Primorsk Diserang Drone - SindoNews

    5 min read

     

    Rusia Kehilangan 40% Stok Minyak usai Pelabuhan Primorsk Diserang Drone


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Jum'at, 03 April 2026 - 07:08 WIB

    Salah satu gerbang ekspor terbesar Rusia yakni pelabuhan Laut Baltik di Primorsk, telah menjadi sasaran serangan drone. Foto/Dok

    JAKARTA - Salah satu gerbang ekspor terbesar Rusia yakni pelabuhan Laut Baltik di Primorsk, telah menjadi sasaran serangan drone. Akibatnya Rusia kehilangan setidaknya 40% stok minyak dalam fasilitas penyimpanan usai diserang drone Ukraina bulan lalu.

    Hal ini diungkap Reuters, berdasarkan citra satelit komersial AS. Seperti diketahui Ukraina telah meningkatkan serangan terhadap fasilitas energi Rusia dalam sebulan terakhir, selama perang y ang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

    Pada bulan lalu, sekitar 40% kemampuan ekspor minyak Rusia lenyap akibat serangan tersebut, ditambah penutupan pipa Druzhba di Ukraina, dan penyitaan kapal tanker yang terkait dengan Rusia.

    Baca Juga: Rusia Haramkan Jual Minyak ke Negara Pendukung Pembatasan Harga, G7 hingga Jepang

    Menurut citra satelit di akhir Maret, yang disediakan oleh perusahaan intelijen ruang angkasa AS, Vantor, menunjukkan setidaknya delapan tangki penyimpanan dengan kapasitas masing-masing 50.000 meter kubik mengalami kerusakan.

    Itu berarti setidaknya 40% dari total penyimpanan pelabuhan dan dapat mempengaruhi pasokan, menurut para pelaku pasar. Tangki-tangki penyimpanan ini memainkan peran penting dalam rantai logistik di pelabuhan dan ketersediaannya secara langsung berdampak pada ekspor minyak.

    Sementara itu Pelabuhan Laut Baltik lainnya, Ust-Luga juga diserang bulan lalu beberapa kali, hingga harus menghentikan pemuatan. Baca Juga: Arab Saudi Penyelamat Dunia dari Kiamat Minyak? Pipa Raksasa Bypass Selat Hormuz Pompa 7 Juta Barel

    Data dari monopoli pipa minyak Rusia, Transneft menunjukkan bahwa Primorsk, yang mampu menangani 1 juta barel minyak per hari, atau hampir 1% dari pasokan minyak global, memiliki 14 tangki minyak mentah dan empat fasilitas penyimpanan diesel di depo minyak utamanya.

    Menurut sumber industri, dua dari delapan tangki yang rusak parah digunakan untuk menyimpan diesel. Transneft yang juga mengawasi pelabuhan, tidak menanggapi permintaan komentar.

    Otoritas lokal Rusia mengatakan Ust-Luga terkena dampak pada tanggal 22, 25, 27, 29, dan 31 Maret, yang memaksa penghentian operasional ekspor.

    Gambar satelit juga menunjukkan bahwa delapan tangki minyak dengan kapasitas 30.000 meter kubik masing-masing di terminal yang disebut Ust-Luga Oil, rusak akibat kebakaran. Itu mencakup sekitar seperempat dari total penyimpanan di tempat tersebut.

    Beberapa fasilitas di dermaga juga terkena dampak, demikian ditunjukkan oleh citra satelit. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut serangan tersebut sebagai 'serangan teroris,' dan menambahkan bahwa Rusia sedang bekerja untuk melindungi infrastruktur kritisnya.

    (akr)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Puluhan Rudal dan Ratusan...

    Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina

    Komentar
    Additional JS