0
News
    Home Benjamin Netanyahu Berita Featured Kanker Prostat Kesehatan Netanyahu Spesial Tumor

    Netanyahu Akui Terkena Kanker Prostat setelah Tumor Ganasnya Diangkat - Sindonews

    10 min read

     

    Netanyahu Akui Terkena Kanker Prostat setelah Tumor Ganasnya Diangkat

    Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks HI-LITE More SINDOscope More MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel Live TV RCTI GTV MNCTV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin

    Sabtu, 25 April 2026 - 03:30 WIB

    Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu

    A A A

    TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia berada dalam "kondisi fisik yang sangat baik" setelah detail tentang diagnosis kankernya terungkap. Dalam unggahan di X pada Jumat (24/4/2026), Netanyahu mengungkapkan ia telah didiagnosis menderita tumor ganas setelah operasi yang berhasil untuk pembesaran prostat jinak, tetapi tumor tersebut telah "diangkat".

    Ia mengatakan pengobatan tersebut telah "menghilangkan masalah dan tidak meninggalkan jejaknya".

    Perdana Menteri berusia 76 tahun itu mengatakan para dokter mendeteksi tumor ganas stadium awal selama pemeriksaan medis rutin, tetapi menunda publikasi laporan tersebut.

    Netanyahu mengatakan ia meminta untuk menghentikan publikasi catatan kesehatannya di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Iran karena ia ingin mencegah Teheran menyebarkan "lebih banyak propaganda palsu terhadap Israel". Israel bergabung dengan AS untuk menyerang Teheran pada 28 Februari.

    Ia mengungkapkan operasi awal dilakukan untuk mengobati pembesaran prostat jinak sekitar 18 bulan yang lalu dan telah berada di bawah pengawasan medis ketat sejak saat itu.

    Netanyahu mengatakan "titik kecil kurang dari satu sentimeter" kemudian ditemukan dalam penilaian terbaru.

    "Saya mengalami masalah medis ringan dengan prostat saya yang telah sepenuhnya diobati. Syukurlah, itu sudah berlalu," katanya dalam unggahan panjang tersebut.

    Ia menambahkan ia memilih menjalani perawatan karena "ketika saya diberi informasi tepat waktu tentang potensi bahaya, saya ingin segera mengatasinya."

    Ia menambahkan, "Ini berlaku di tingkat nasional dan juga di tingkat pribadi".

    Berita ini muncul di tengah kunjungan Netanyahu yang dijadwalkan ke Gedung Putih dalam beberapa pekan mendatang, di mana diperkirakan AS akan menegosiasikan persyaratan mereka untuk kesepakatan damai dengan Iran.

    Sementara itu, Israel baru-baru ini memperpanjang perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon selama tiga pekan.

    Baca juga: Iran Beri Pengecualian untuk Rusia dan Negara Lain dalam Tarif Selat Hormuz

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      Iran Paksa AS Terima...

      Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Kebakaran Hebat Lumat...

      Allen Tulis Manifesto...

      Terungkap, Uni Emirat...

      Pakar Perang Sebut Militer...

      5 Fakta Kehancuran Pangkalan...

      Setelah Bernegosiasi...

      Komentar
      Additional JS