Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Selat Hormuz Spesial

    Iran Tegaskan Jalur Selat Hormuz akan Dibuka Lagi dengan Pengawasan Militer - SindoNews

    4 min read

     

    Iran Tegaskan Jalur Selat Hormuz akan Dibuka Lagi dengan Pengawasan Militer


    Rabu, 08 April 2026 - 16:05 WIB

    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto/anadolu

    TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jalur melalui Selat Hormuz akan diizinkan selama dua minggu ke depan di bawah pengawasan militer Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan ia telah setuju menangguhkan pengeboman selama dua minggu, yang mengindikasikan gencatan senjata akan diterapkan oleh kedua belah pihak.

    42 Warga dan Tentara...

    Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump mengatakan, “Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir dari Pakistan, di mana mereka meminta saya menahan kekuatan destruktif yang dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN SELAT Hormuz SECARA LENGKAP, SEGERA, dan AMAN, saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu.”

    Ia menambahkan, “Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua sisi! Alasannya adalah karena kita telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer, dan telah mencapai kesepakatan definitif mengenai PERDAMAIAN jangka panjang dengan Iran, dan PERDAMAIAN di Timur Tengah.”

    Trump melanjutkan, “Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya itu adalah dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi. Hampir semua poin perselisihan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, tetapi periode dua minggu akan memungkinkan kesepakatan tersebut untuk diselesaikan dan diwujudkan.”

    Ia menyimpulkan, “Atas nama Amerika Serikat, sebagai Presiden, dan juga mewakili negara-negara Timur Tengah, merupakan suatu kehormatan untuk melihat masalah jangka panjang ini hampir terselesaikan.”

    “Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini,” ujar Trump.

    Baca juga: Dunia Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Abadi Timur Tengah

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    15 Negara dengan Militer...

    15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel

    Komentar
    Additional JS