Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran Pantau Ketat Pergerakan Pasukan AS, Siap Hadapi Serangan Darat - inews

    2 min read

     

    Iran Pantau Ketat Pergerakan Pasukan AS, Siap Hadapi Serangan Darat

    Militer Iran terus memantau ketat pergerakan pasukan AS di kawasan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi serangan darat (Foto: AP)

    DUBAI, iNews.id - Militer Iran terus memantau ketat setiap pergerakan pasukan Amerika Serikat (AS) di kawasan, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi serangan darat. 

    Komando operasional Iran disebut mampu melacak pergerakan musuh dengan akurat dan real time, termasuk pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan.

    Panglima Angkatan Darat Iran Amir Hatami, seperti dikutip dari siaran stasiun televisi pemerintah, mengatakan pihaknya bersiaga penuh menghadapi segala kemungkinan, termasuk invasi darat. 

    Hatami menambahkan militer Iran siap menghadapi berbagai metode serangan yang mungkin dilancarkan AS, baik dari udara, laut, maupun darat. Pernyataan ini mempertegas sikap Teheran yang tidak akan mundur menghadapi tekanan militer.

    Dia juga menegaskan tidak ada satu pun pasukan musuh yang akan selamat jika mencoba memasuki wilayah Iran.

    “Tidak ada pasukan musuh yang bisa selamat jika mereka berusaha melakukan operasi darat,” katanya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/4/2026).

    Media pemerintah Iran sebelumnya menayangkan rekaman video memperlihatkan Hatami bersama sejumlah komandan Angkatan Darat lain melakukan rapat koordinasi melalui sambungan video dengan jajaran militer di berbagai wilayah.

    Sementara itu, Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa perang melawan Iran hampir mencapai tahap akhir dan bisa berakhir dalam beberapa pekan ke depan. Meski demikian, dia menegaskan operasi militer akan terus berlanjut hingga seluruh target tercapai.

    Trump juga membuka kemungkinan serangan lanjutan dengan menyasar infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan fasilitas energi.

    Di sisi lain, peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah memicu spekulasi bahwa Washington tengah mempersiapkan skenario serangan darat. Kondisi ini membuat Iran meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem pertahanan di berbagai lini.

    Copyright ©2024 iNews.id. All Rights Reserved

    Komentar
    Additional JS