Iran Desak UNESCO Kutuk Ancaman Israel Serang Jalur Kereta Api, Pakar Peringatkan Kejahatan Perang - SindoNews
Iran Desak UNESCO Kutuk Ancaman Israel Serang Jalur Kereta Api, Pakar Peringatkan Kejahatan Perang
Selasa, 07 April 2026 - 18:30 W
Israel mengancam serang jaringan kereta Iran. Foto/anadolu
TEHERAN - Menteri Warisan Budaya Iran telah mengirimkan surat resmi kepada Direktur Jenderal UNESCO. Dia meminta badan PBB tersebut mengutuk ancaman Israel untuk menyerang sistem kereta api negara itu, seperti yang dilaporkan kantor berita ISNA.
Jalur kereta api trans-Iran sepanjang 1.394 kilometer yang menghubungkan Laut Kaspia di timur laut dengan Teluk Persia di barat daya diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2021 “karena skalanya dan pekerjaan teknik yang dibutuhkan untuk membangun rute yang curam dan kesulitan lainnya,” menurut situs web UNESCO.
Menteri tersebut menggambarkan ancaman itu sebagai serangan terhadap warisan bersama umat manusia dan meminta badan PBB tersebut segera mengambil sikap yang jelas untuk mencegah aksi militer Israel, lapor ISNA.
Serangan AS-Israel terhadap infrastruktur sipil Iran kemungkinan besar merupakan kejahatan perang, menurut Marieke de Hoon, asisten profesor hukum pidana internasional di Universitas Amsterdam, kepada Al Jazeera.
“Mungkin ada pengecualian jika sasaran sipil ini, seperti jembatan dan pembangkit listrik, memberikan kontribusi efektif dan keuntungan militer,” ujar de Hoon. “Tetapi itu memiliki ambang batas yang sangat tinggi.”
Ketika Mahkamah Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan atas kejahatan perang terhadap para pemimpin Rusia karena menyerang pembangkit listrik di Ukraina, kata de Hoon, hal itu menjelaskan potensi kerugian sipil lebih diutamakan daripada keuntungan militer yang diharapkan.
“Yang juga sangat penting adalah retorika yang digunakan AS dan Israel,” kata profesor itu. Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan membom Iran “kembali ke Zaman Batu” kecuali Iran menyetujui kesepakatan.
Ancaman seperti itu “menyiratkan itu juga merupakan serangan terhadap penduduk sipil,” kata de Hoon, yang juga memenuhi syarat sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.
Baca juga: Trump Sebut Warga Iran Binatang, AS Terus Serang Infrastruktur Sipil
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam