Iran Buka Selat Hormuz selama Gencatan Senjata Lebanon, Trump Berterima Kasih - SindoNews
Iran Buka Selat Hormuz selama Gencatan Senjata Lebanon, Trump Berterima Kasih
Jum'at, 17 April 2026 - 21:32 WIB
Papan reklame besar yang terpasang di Lapangan Vanak di Teheran, Iran, pada 12 April 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan sehubungan dengan gencatan senjata Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz sepenuhnya terbuka selama masa gencatan senjata. Pernyataan itu muncul seiring gencatan senjata yang berlaku antara Israel dan Lebanon.
"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi seperti yang telah diumumkan Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran," tulis Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi di X.
Berita tersebut menyebabkan penurunan harga minyak, dengan minyak mentah Brent anjlok di bawah USD90 per barel untuk pertama kalinya sejak awal Maret.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berterima kasih kepada Iran karena telah membuka Selat Hormuz.
"IRAN BARU SAJA MENGUMUMKAN BAHWA SELAT IRAN SEPENUHNYA TERBUKA DAN SIAP UNTUK DILALUI. TERIMA KASIH!" tulisnya di Truth Social.
Pada 11 April, AS dan Iran mengadakan beberapa putaran pembicaraan di Islamabad. Para pejabat di Teheran dan Washington mengatakan tidak ada kesepakatan yang tercapai mengenai penyelesaian jangka panjang karena berbagai perbedaan pendapat. Associated Press melaporkan putaran negosiasi baru dapat berlangsung pada 16 April.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran. Sebagai tanggapan, Republik Islam menutup Selat Hormuz untuk kapal-kapal yang terkait dengan AS, Israel, dan negara-negara yang mendukung agresi terhadap Iran.
Pada 7 April, Washington mengumumkan gencatan senjata bersama selama dua minggu dengan Teheran. Menurut Organisasi Layanan Medis Darurat Iran, 3.375 warga Iran tewas selama 40 hari serangan AS-Israel.
Baca juga: Gencatan Senjata Lebanon: Iran dan Hizbullah Muncul sebagai Pemenang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel