0
News
    Home Berita Featured Hizbullah Israel Lebanon Spesial

    Hizbullah Menentang Pembicaraan Antara Lebanon dengan Israel - Jawa Pos

    2 min read

     

    Hizbullah Menentang Pembicaraan Antara Lebanon dengan Israel


    Ilustrasi pejuang Hizbullah di Lebanon selatan. (Modern Diplomacy)

    JawaPos.com - Wakil Kepala Dewan Politik Hizbullah, Mahmoud Komati menentang pembicaraan langsung antara Lebanon dengan Israel. Mereka tidak mengharapkan ada hasil positif dari pembicaraan tersebut.

    "Gencatan senjata di Lebanon terjadi berkat Iran. Kami tidak mengharapkan hasil positif (dari pembicaraan) mengenai Lebanon. Kami secara tegas menolak pembicaraan langsung antara Lebanon dan musuh Israel, dan sama sekali tidak menerimanya," kata Komati, dilansir dari Antara, Senin (13/4).

    Menurut pimpinan kelompok tersebut, sikap keras Iran lah yang memaksa Amerika Serikat dan Israel untuk menyetujui pembicaraan gencatan senjata di Lebanon. Sementara itu, Washington dan Tel Aviv berusaha menggambarkan situasi seolah-olah mereka yang memulai pembicaraan tersebut.

    "Tekanan ke arah ini berasal dari fakta bahwa Israel tidak mengakui Lebanon maupun negara Lebanon dan menolak usulan presiden mengenai negosiasi; dan tiba-tiba hari ini, Israel setuju untuk bernegosiasi dengan Lebanon. Ini terjadi berkat Iran, sebagai akibat dari kemenangan Republik Islam di Iran dan kemenangannya atas Israel dan Amerika Serikat," tegas Komati.

    Dia menambahkan bahwa hal itu disebut sebagai dampak dari kemenangan Iran, yang mendorong Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk segera memulihkan otoritas di Lebanon, supaya gencatan senjata tidak terlihat sebagai hasil upaya Iran.

    Stasiun penyiaran Saudi Al Hadath melaporkan, dengan mengutip sumber resmi Lebanon, bahwa pembicaraan Lebanon dan Israel akan berlangsung pada Selasa (14/4). AS menjamin Lebanon bahwa Israel tidak akan mengebom Beirut sebelum pembicaraan itu dimulai.


    Komentar
    Additional JS