Agar Tak Dimonopoli China, AS Perpanjang Izin Sekutu Beli Minyak Rusia hingga 16 Mei - Viva
Agar Tak Dimonopoli China, AS Perpanjang Izin Sekutu Beli Minyak Rusia hingga 16 Mei
VIVA – Amerika Serikat memperpanjang sementara terhadap transaksi minyak Rusia melalui izin umum terbaru yang diterbitkan oleh Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS, seperti dilansir TASS, Senin, 20 April 2026.
Baca Juga
Izin ini memungkinkan operasi yang melibatkan penjualan, pengiriman, atau bongkar muat minyak mentah dan produk minyak bumi asal Rusia yang telah dimuat ke kapal tanker sebelum 17 April, untuk tetap dilanjutkan hingga 16 Mei.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa ketentuan ini berlaku bagi minyak mentah atau produk minyak bumi Rusia "yang dimuat ke kapal mana pun, termasuk kapal yang diblokir berdasarkan wewenang yang tercantum di atas (tercantum dalam daftar sanksi Departemen Keuangan AS), pada atau sebelum pukul 12:01 pagi waktu siang hari bagian timur (4:01 pagi GMT - TASS), 17 April 2026." Operasi tersebut diizinkan berlangsung hingga pukul 12:01 pagi waktu musim panas bagian timur, atau 4:01 pagi GMT, pada 16 Mei 2026,"
Baca Juga
Izin tidak mencakup transaksi yang melibatkan sejumlah wilayah Rusia, termasuk Krimea, Republik Rakyat Donetsk (DPR), dan Republik Rakyat Lugansk (LPR), serta negara lain seperti Iran, Kuba, dan Korea Utara. Dalam dokumen itu juga ditegaskan bahwa lisensi umum terbaru ini menggantikan dan sepenuhnya meniadakan lisensi serupa yang diterbitkan pada 19 Maret dan berakhir pada 11 April.
Sebelumnya, pada 12 Maret, Departemen Keuangan AS mencabut sanksi terhadap operasi penjualan minyak dan produk minyak bumi Rusia yang telah dimuat ke kapal sebelum tanggal tersebut. Kemudian, pada 19 Maret, lisensi diperbarui dengan tambahan ketentuan yang melarang transaksi yang melibatkan sejumlah wilayah Rusia, termasuk Krimea, serta Korea Utara dan Kuba. Lisensi itu sendiri berakhir pada 11 April.
Baca Juga
Dalam pengarahan di Gedung Putih pada 15 April, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa Washington tidak berencana memperpanjang pengecualian dari sanksi terhadap minyak Rusia dan Iran yang sudah berada di atas kapal tanker di laut.
Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengatakan keputusan untuk memperpanjang izin penjualan minyak Rusia adalah hal kemanusiaan yang pragmatis dan sumber daya energi Rusia pun sudah ada di pasar global.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami baru saja membuat keputusan kemanusiaan yang pragmatis dalam jangka pendek; daripada membiarkan semua minyak itu pergi ke China, biarkan sebagian minyak itu pergi ke India. Biarkan sebagian minyak itu pergi ke negara-negara lain di Asia yang akan memurnikan minyak itu, memberi energi kepada rakyat mereka," kata Wright kepada Fox News, Minggu.
Wright mengatakan bahwa India mengekspor bahan bakar ke Uni Eropa, yang juga sedang dalam kondisi sangat khawatir terkait tingginya harga energi. "Ini adalah keputusan pragmatis jangka pendek untuk memungkinkan minyak yang sudah mengalir untuk arah yang berbeda," tambahnya.
![]()
Alasan Iran Tak Sudi Negosiasi Lanjutan dengan AS
Baghaei merinci tindakan AS, termasuk pelanggaran perjanjian terkait Lebanon dan upaya untuk memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Iran, telah merusak kepercayaan

VIVA.co.id
20 April 2026