Washington dalam Bahaya! Pakar Militer Ingatkan Iran Bisa Lancarkan Serangan Teror di AS - SindoNews
Washington dalam Bahaya! Pakar Militer Ingatkan Iran Bisa Lancarkan Serangan Teror di AS
Minggu, 01 Maret 2026 - 19:03 WIB
Pakar militer ingatkan Iran bisa lancarkan serangan teror di AS. Foto/X
TEHERAN - Iran dapat melancarkan serangan teroris di wilayah AS sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. John Miller. seorang analis intelijen CNN memperingatkan, mengutip rencana yang digagalkan sebelumnya oleh Teheran untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka di AS, termasuk Presiden Donald Trump
Rezim Iran telah mencoba menargetkan individu di AS tetapi selalu menahan diri dari merencanakan serangan yang lebih luas, kata John Miller, kepala analis penegakan hukum dan intelijen CNN.
“Itu adalah batasan yang tidak akan mereka lewati,” katanya.
Otoritas AS telah menggagalkan rencana yang didorong Teheran untuk membunuh kritikus Iran Masih Alinejad, mantan penasihat keamanan Trump John Bolton dan presiden AS sendiri sebelum ia terpilih kembali, kata Miller.
“Apa yang tidak kita lihat, dan ini bisa terjadi sekarang, adalah jenis rencana yang akan melibatkan penyerangan suatu lokasi dengan maksud untuk menimbulkan banyak korban,” katanya, menambahkan “situasi genting membutuhkan tindakan drastis.”
“Analoginya adalah, hewan yang paling berbahaya dalam mode menyerang adalah hewan yang terluka, dan di sini Anda memiliki rezim… (yang) hampir tidak punya apa-apa untuk kehilangan,” katanya
Apalagi, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Iran memandang pembalasan atas serangan Israel dan Amerika Serikat sebagai "hak dan kewajiban yang sah."
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Minggu di media pemerintah Iran, Pezeshkian mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei telah dibunuh "di tangan penjahat paling jahat di dunia."
"Republik Islam Iran menganggap pertumpahan darah dan pembalasan terhadap para pelaku dan komandan kejahatan bersejarah ini sebagai kewajiban dan hak yang sah, dan akan memenuhi tanggung jawab dan kewajiban besar ini dengan segenap kekuatannya," kata Pezeshkian
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia