Trump Santai Harga BBM Meroket akibat Ketegangan dengan Iran: Kalau Naik, Ya Naik Saja - Radar Tuban
Trump Santai Harga BBM Meroket akibat Ketegangan dengan Iran: Kalau Naik, Ya Naik Saja - Radar Tuban
RADARTUBAN - Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat menyampaikan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa cemas dengan adanya lonjakan harga bahan bakar di negaranya yang terjadi akibat ketegangan dengan Iran.
Trump: Lonjakan Harga Bensin Bukan Masalah Besar
Dalam sebuah sesi wawancara, pemimpin Amerika Serikat tersebut memberikan penekanan bahwa peningkatan biaya bensin bukan merupakan persoalan yang patut menjadi sumber kekhawatiran besar.
"Saya tidak punya kekhawatiran tentang itu," ujarnya dimuat Jumat (6/3).
"Harga akan turun sangat cepat ketika ini semua selesai. Dan jika naik, ya naik saja, tetapi ini jauh lebih penting daripada harga bensin naik sedikit," kata Trump.
Kenaikan Harga BBM di AS Akibat Ketegangan dengan Iran
Ketegangan yang berlangsung dengan Iran telah mengakibatkan harga bensin di Amerika Serikat merangkak naik sekitar 20 sen untuk setiap galonnya, atau setara dengan lonjakan sebesar tujuh persen hanya dalam waktu singkat belakangan ini.
Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, kenaikan tersebut mencapai angka sekitar 3.360 per galon atau berada di kisaran 880 hingga 900 per liter.
Baca Juga: Bersitegang, Donald Trump Larang Anthropic Dipakai Lembaga Federal AS
Strategic Petroleum Reserve Tetap Aman
Meski mengalami kenaikan tajam, Trump menegaskan bahwa pihak pemerintah tidak memiliki agenda untuk mencairkan atau menggunakan simpanan minyak darurat nasional yang dikenal dengan istilah Strategic Petroleum Reserve.
Perlu diketahui bahwa cadangan minyak bumi terbesar di tingkat global tersebut disimpan dengan aman dalam struktur jaringan gua garam di bawah tanah lokasinya ada di wilayah Texas dan Louisiana.
Optimisme Trump soal Jalur Minyak dan Militer Iran
Selain itu, Trump menyatakan optimismenya bahwa Selat Hormuz yang merupakan jalur distribusi minyak dunia yang sangat vital akan senantiasa terbuka bagi lalu lintas perdagangan.