Sosok Mohammad Bagher Zolghadr, Kepala Dewan Keamanan Nasional Baru Iran Gantikan Ali Larijani - Tribunnews
Sosok Mohammad Bagher Zolghadr, Kepala Dewan Keamanan Nasional Baru Iran Gantikan Ali Larijani
Setelah berakhirnya Perang Iran-Irak, Zolghadr pernah menjabat sebagai Kepala Staf Gabungan IRGC selama delapan tahun.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Iran resmi menunjuk Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang baru, menggantikan Ali Larijani yang dilaporkan tewas dalam serangan Israel pekan lalu.
- Penunjukan tersebut diumumkan pada Selasa (24/3/2026) dan dikutip dari West Asia News Agency (WANA).
- Zolghadr merupakan sosok berpengalaman di bidang militer dan keamanan, dengan latar belakang panjang di Korps Garda Revolusi Islam.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN — Pemerintah Iran resmi menunjuk Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang baru, menggantikan Ali Larijani yang dilaporkan tewas dalam serangan Israel pekan lalu.
Penunjukan tersebut diumumkan pada Selasa (24/3/2026) dan dikutip dari West Asia News Agency (WANA).
Zolghadr merupakan sosok berpengalaman di bidang militer dan keamanan, dengan latar belakang panjang di Korps Garda Revolusi Islam.
Setelah berakhirnya Perang Iran-Irak, Zolghadr pernah menjabat sebagai Kepala Staf Gabungan IRGC selama delapan tahun.
Ia kemudian melanjutkan kariernya sebagai Wakil Panglima Tertinggi IRGC selama delapan tahun berikutnya.
Pada 19 September 2021, ia diangkat sebagai Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Iran dengan persetujuan Pemimpin Tertinggi.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi diketahui memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan kebijakan militer dan keamanan nasional Iran, terutama dalam situasi konflik.
Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ali Larijani
Posisi ini menjadi salah satu jabatan paling berpengaruh dalam struktur kekuasaan negara tersebut.
Pengangkatan Zolghadr dinilai mencerminkan kecenderungan penguatan peran militer dalam pemerintahan Iran, khususnya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah tokoh senior Iran dilaporkan tewas, mempercepat perombakan dalam struktur kepemimpinan nasional.
Langkah ini juga diperkirakan akan semakin memperbesar pengaruh IRGC dalam proses pengambilan keputusan strategis Iran, seiring negara itu menghadapi salah satu periode paling bergejolak dalam beberapa tahun terakhir.