0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Spesial

    Setelah 20 Jet Tempurnya Hancur Akhirnya AS Temukan Kelemahan Iran - SindoNews

    5 min read

     

    Setelah 20 Jet Tempurnya Hancur Akhirnya AS Temukan Kelemahan Iran


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Jum'at, 27 Maret 2026 - 18:37 WIB

    20 Jet Tempur AS Hancur kena rudal AS. FOTO/ DAILY

    TEHERAN - Serangkaian insiden dan kehilangan pesawat memaksa AS dan Israel untuk menyesuaikan taktik mereka dalam menghadapi Iran.

    Laporan militer terbaru menunjukkan bahwa pasukan AS telah kehilangan total sekitar 20 pesawat selama keterlibatan mereka dalam konflik dengan Iran.

    Angka ini mencakup berbagai jenis kerugian, mulai dari kecelakaan dan tembakan anti-pesawat hingga insiden selama operasi tempur.

    Menurut analis pertahanan, hanya satu pesawat yang dipastikan ditembak jatuh langsung oleh pertahanan udara Iran. Sebagian besar kerugian lainnya berasal dari penyebab lain.

    Salah satu insiden paling serius adalah tabrakan di udara antara dua pesawat yang menewaskan beberapa pilot. Kecelakaan ini terjadi selama operasi tempur intensitas tinggi.

    Selain itu, dilaporkan tiga pesawat lain ditembak jatuh oleh tembakan dari pihak sendiri. Penembakan "tidak disengaja" semacam itu telah terjadi dalam berbagai operasi militer yang kompleks.

    Para ahli militer percaya bahwa serangan udara skala besar di lingkungan dengan pertahanan udara yang kuat selalu membawa risiko yang signifikan, bahkan bagi pasukan dengan teknologi canggih.

    Sementara itu, peristiwa penting lainnya adalah dugaan penembakan jatuh pesawat tempur siluman F-35 oleh pertahanan udara Iran selama sebuah operasi.

    Insiden ini memaksa AS dan Israel untuk menyesuaikan taktik pertempuran udara mereka. Misi yang melibatkan penyusupan jauh ke wilayah udara Iran berkurang secara signifikan.

    Sebaliknya, serangan dilakukan dari jarak yang lebih jauh menggunakan rudal jelajah dan senjata jarak jauh lainnya, dengan tujuan mengurangi risiko konfrontasi langsung dengan jaringan pertahanan udara.

    Selama bertahun-tahun, Iran telah berinvestasi besar-besaran dalam sistem pertahanan udara berlapis, termasuk sistem rudal jarak menengah dan jauh beserta radar modern.

    Sistem-sistem ini dirancang untuk mendeteksi dan melacak jet tempur dan rudal, membentuk jaringan pertahanan yang relatif kompleks.

    Pesawat tempur F-35 dianggap sebagai salah satu pesawat tempur siluman tercanggih yang tersedia saat ini, dengan kemampuan untuk mengurangi penampang radar dan membawa banyak sensor canggih.

    Namun, para ahli mengatakan bahwa bahkan pesawat siluman pun tidak sepenuhnya "tidak terlihat" oleh radar. Saat beroperasi di dekat area dengan pertahanan udara yang padat, risiko terdeteksi masih tetap ada.

    Dalam konteks konflik modern, persaingan antara teknologi siluman dan sistem pertahanan udara semakin sengit.

    Kekalahan baru-baru ini menunjukkan bahwa bahkan pasukan militer yang berteknologi maju pun harus menyesuaikan taktik mereka ketika menghadapi lingkungan pertahanan yang kompleks.

    Para analis meyakini bahwa tren penggunaan senjata jarak jauh dan pembatasan penetrasi jauh ke wilayah udara musuh kemungkinan akan berlanjut.

    (wbs)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    6 Strategi Iran Memperpanjang...

    6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel

    Komentar
    Additional JS