Rudal Iran Menghantam Pangkalan Militer AS Terbesar di Timur Tengah - SindoNews
Rudal Iran Menghantam Pangkalan Militer AS Terbesar di Timur Tengah
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Rabu, 04 Maret 2026 - 08:39 WIB
Rudal Iran hantam pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah. Foto/X/@drhossamsamy65
TEHERAN - Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan sebuah rudal balistik Iran telah menghantam Pangkalan Udara Al Udeid, pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah. Namun, serangan tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi itu menjadi hal memalukan bagi AS karena tak mampu melindungi pangkalan militernya sendiri.
Melansir Al Jazeera, Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan mereka menjadi sasaran dua rudal balistik yang diluncurkan dari Iran, menambahkan bahwa sistem pertahanan udara mencegat salah satunya sementara yang kedua jatuh di pangkalan tersebut, yang terletak di barat daya ibu kota Doha, tanpa mengakibatkan korban jiwa.
Kementerian mengatakan Angkatan Bersenjata Qatar memiliki kemampuan penuh untuk melindungi kedaulatan dan wilayah negara dan tetap siap untuk menanggapi dengan tegas setiap ancaman eksternal.
Pernyataan itu juga mendesak warga, penduduk, dan pengunjung untuk tetap tenang, mengikuti instruksi resmi, dan mengandalkan informasi yang terverifikasi daripada rumor.
Pernyataan itu tidak menyebutkan apakah rudal tersebut menyebabkan kerusakan material.
Sebelumnya pada hari Selasa, kementerian mengatakan telah mendeteksi tiga rudal jelajah, 101 rudal balistik, dan 39 drone bunuh diri yang menuju wilayah udara Qatar sejak awal serangan Iran, menambahkan bahwa semua rudal dan 24 drone telah dicegat.
Ketegangan telah meningkat di seluruh wilayah sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada hari Sabtu, yang menewaskan hampir 800 orang.
Iran telah merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk, yang merupakan tempat aset militer AS berada.
Sebelumnya, melansir Anadolu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang armada angkatan laut AS di Bahrain, Pangkalan Udara Al Minhad AS di Uni Emirat Arab, dan pangkalan AS di Kuwait.
Dalam sebuah pernyataan, korps tersebut mengatakan 26 UAV dan lima rudal balistik diluncurkan ke target militer AS, baik tetap maupun bergerak, di Kuwait, UEA, Bahrain, dan Selat Hormuz.
Sebagai bagian dari serangan tersebut, Pangkalan AS Arifjan di Kuwait dihantam oleh selusin UAV, katanya.
Di UEA, pusat komando dan kendali militer AS di Pangkalan Udara Al-Minhad menjadi sasaran enam UAV dan lima rudal balistik, sementara fasilitas Angkatan Laut AS di Bahrain yang sebelumnya tidak tersentuh dihancurkan oleh enam UAV, tambah pernyataan itu.
Secara terpisah, citra satelit yang diperoleh oleh Planet Labs dan dianalisis oleh The New York Times menunjukkan bahwa banyak bangunan di pangkalan regional terbesar Angkatan Laut AS – markas besar Armada Kelima di Bahrain – hancur total akibat serangan Iran.
Timur Tengah saat ini dilanda konfrontasi militer besar di tengah serangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran, yang menewaskan beberapa pemimpin puncak termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan rudal dan drone di seluruh wilayah, menyerang aset militer AS dan fasilitas energi di setidaknya delapan negara, termasuk UEA, Kuwait, dan Qatar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026