Pemimpin Tertinggi Iran Ultimatum Semua Pangkalan AS di Timur Tengah Harus Segera Tutup - SindoNews
Pemimpin Tertinggi Iran Ultimatum Semua Pangkalan AS di Timur Tengah Harus Segera Tutup
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kamis, 12 Maret 2026 - 22:00 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Foto/alarabiya
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengeluarkan pernyataan pertamanya sejak diangkat. Semua pangkalan Amerika Serikat (AS) di kawasan itu harus segera ditutup, jika tidak, mereka akan diserang, kata pemimpin tertinggi Iran yang baru diangkat.
Khamenei menambahkan Iran percaya pada persahabatan dengan negara-negara tetangga dan hanya menargetkan pangkalan AS yang akan terus dilakukannya.
Mojtaba Khamenei menyerukan persatuan nasional dalam pidato yang disiarkan televisi dan mengatakan Selat Hormuz akan terus ditutup untuk menekan musuh-musuh Iran.
“Kita akan membalas darah para martir kita,” tambah Khamenei.
Pemimpin tertinggi Iran yang baru berterima kasih kepada militer negara itu yang menurutnya telah mencegah Iran didominasi atau terpecah belah saat diserang.
“Saya ingin berterima kasih kepada para pejuang pemberani yang melakukan pekerjaan hebat pada saat negara kita berada di bawah tekanan dan serangan,” katanya.
“Perlawanan di Yaman juga akan melakukan pekerjaan itu,” kata Khamenei, menambahkan bahwa kelompok-kelompok bersenjata di Irak juga “ingin membantu” Iran.
Pemimpin tertinggi Iran juga menambahkan, mereka yang terluka akan menerima perawatan gratis.
“Situasi saat ini harus ditangani dengan menawarkan kompensasi finansial bagi mereka yang menderita kerugian,” ungkap dia.
Selain itu, dia menyerukan perbaikan hubungan dengan negara-negara tetangga. “Kita perlu meningkatkan hubungan dengan negara-negara tetangga,” kata pemimpin tertinggi Iran yang baru.
Hal ini terjadi setelah Iran menargetkan negara-negara di kawasan tersebut melalui serangan rudal dan drone, dengan mengatakan mereka menargetkan aset militer AS.
Zohreh Kharazmi, profesor madya di Universitas Teheran, mengatakan sebagian besar masyarakat Iran melihat serangan AS terhadap negara mereka sebagai "tanpa pandang bulu".
“AS dan Israel membom daerah pemukiman. Lebih dari 7.000 rumah hancur,” ujar Kharazmi kepada Al Jazeera.
Akibatnya, katanya, banyak orang tidak memandang AS dan Israel sebagai "mitra yang dapat diandalkan" yang akan "datang dan menyelamatkan siapa pun".
Sebaliknya, katanya, dukungan untuk pemimpin tertinggi Iran yang baru dideklarasikan, Mojtaba Khamenei, sangat kuat dan "terlihat jelas di jalanan", kata Kharazmi.
Baca juga: Iran Ancam Serang Pelabuhan Negara-negara Arab Jika Pelabuhannya Diserang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran