0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Kurdi Spesial

    Kelompok Pemberontak Kurdi Rencanakan Serangan Darat ke Iran, Klaim Didukung AS - Tribunnews

    3 min read

     

    Kelompok Pemberontak Kurdi Rencanakan Serangan Darat ke Iran, Klaim Didukung AS

    Seorang pemimpin kelompok Kurdi Iran yang berbasis di Irak menyatakan bahwa ada kemungkinan pejuang Kurdi melancarkan operasi darat

    Ringkasan Berita:
    • Babasheikh Hosseini, Sekretaris Jenderal Organisasi Khabat Kurdistan Iran yang bermarkas di Irak, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa para pejuang Kurdi telah lama merencanakan kemungkinan operasi tersebut dan kini menilai kondisi semakin mendukung.
    • Saat ditanya apakah kelompoknya sudah melakukan operasi darat, Hosseini menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tindakan ofensif yang dilakukan.

     

    SERAMBINEWS.COM - Seorang pemimpin kelompok Kurdi Iran yang berbasis di Irak menyatakan bahwa ada kemungkinan pejuang Kurdi melancarkan operasi darat ke wilayah Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

    Babasheikh Hosseini, Sekretaris Jenderal Organisasi Khabat Kurdistan Iran yang bermarkas di Irak, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa para pejuang Kurdi telah lama merencanakan kemungkinan operasi tersebut dan kini menilai kondisi semakin mendukung.

    Saat ditanya apakah kelompoknya sudah melakukan operasi darat, Hosseini menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tindakan ofensif yang dilakukan.

    “Untuk saat ini tidak. Kami belum terlibat dalam operasi ofensif apa pun,” ujarnya, Sabtu.

    Baca juga: AS Lacak Laporan Rusia Bantu Iran dengan Informasi Intelijen

    Meski demikian, Hosseini mengungkapkan bahwa rencana operasi telah lama dipersiapkan dan situasi saat ini membuka peluang untuk melakukan tindakan militer.

    “Kami telah merencanakannya sejak lama dan sekarang kondisinya lebih menguntungkan. Ada kemungkinan besar untuk melakukan tindakan,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa keputusan akhir memang belum diambil, tetapi peluang untuk melanjutkan operasi darat dinilai cukup besar.

    Hosseini juga mengklaim bahwa Amerika Serikat telah melakukan komunikasi dengan kelompoknya melalui berbagai jalur, meskipun hingga kini belum ada pertemuan langsung.

    “Amerika telah menghubungi kami melalui berbagai saluran, tetapi sampai saat ini kami belum bertemu langsung dengan mereka. Kontak yang ada masih melalui perantara, termasuk melalui pihak Kurdi lainnya,” ujarnya.

    Menurut Hosseini, pembicaraan yang terjadi sejauh ini masih sebatas diskusi mengenai kemungkinan kerja sama di masa depan terkait sikap terhadap pemerintah Iran.

    “Mereka bertanya apa yang seharusnya dilakukan terhadap rezim ini, apa cara yang mungkin ditempuh, dan apakah ada peluang untuk bekerja sama di masa depan. Pembicaraan masih dalam konteks itu,” jelasnya.

    Ia juga menekankan bahwa jika kerja sama operasional benar-benar terjadi, kelompoknya akan membutuhkan dukungan persenjataan dan peralatan militer yang lebih modern.

    “Saat ini peralatan yang kami miliki masih sangat dasar dan sudah tua, sementara perang modern jauh lebih maju. Jika kerja sama itu terjadi, tentu kami membutuhkan persenjataan, bahan peledak, dan peralatan canggih,” kata Hosseini.(*)


    Komentar
    Additional JS