0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Gaza Israel Konflik Timur Tengah Lebanon Spesial

    Israel Bombardir Permukiman Kristen di Pinggiran Beirut, Ancam Lebanon Dijadikan Seperti Gaza - Republika

    6 min read

     

    Israel Bombardir Permukiman Kristen di Pinggiran Beirut, Ancam Lebanon Dijadikan Seperti Gaza

    Ratusan ribu warga kini mencari perlindungan di Beirut.


    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Militer Israel terus memperluas operasi militernya di Lebanon dengan menargetkan infrastruktur sipil dan wilayah permukiman. Pada Jumat (14/3/2026), pasukan Israel menghancurkan sebuah jembatan penting di Lebanon selatan sekaligus menjatuhkan selebaran ancaman di Beirut yang memperingatkan kemungkinan kehancuran seperti yang terjadi di Gaza.

    Serangan tersebut berlangsung ketika jet tempur Israel kembali membombardir pinggiran Beirut. Situasi ini memicu gelombang pengungsian besar-besaran menuju ibu kota Lebanon.

    Menteri Dalam Negeri Lebanon, Ahmad Al-Hajjar, mengatakan pemerintah tidak memiliki kapasitas untuk menampung ratusan ribu warga yang kini mencari perlindungan di Beirut.

    “Tidak peduli berapa banyak tempat penampungan yang dibuka di Beirut, tempat-tempat itu tidak dapat menampung semua pengungsi,” kata Al-Hajjar dalam konferensi pers.

    Media pemerintah Lebanon juga melaporkan sebuah drone Israel menghantam sebuah apartemen di distrik Bourj Hammoud, di pinggiran utara Beirut. Serangan ini menjadi yang pertama kalinya wilayah utara ibu kota yang mayoritas berpenduduk Kristen menjadi sasaran, menandakan meluasnya target serangan Israel.

    Infrastruktur sipil jadi sasaran

    Militer Israel mengakui telah menyerang Jembatan Zrarieh yang melintasi Sungai Litani pada Jumat pagi. Israel mengklaim jembatan tersebut digunakan oleh militan Hizbullah untuk bergerak antara Lebanon utara dan selatan, meskipun tidak memberikan bukti atas tuduhan tersebut.

    Serangan terhadap infrastruktur sipil ini menandai eskalasi baru dalam operasi militer Israel di Lebanon. Dalam hukum internasional, serangan terhadap fasilitas sipil pada umumnya dilarang, kecuali jika dapat dibuktikan digunakan untuk kepentingan militer.

    photo
    Negara Tetangga Pengimpor Senjata Israel - (Republika)
    Komentar
    Additional JS