Iran Ngamuk, ini Daftar Aset Militer AS Senilai USD 2 Miliar Hancur Lebur Dibombardir dalam 4 Hari - Merdeka
Iran Ngamuk, ini Daftar Aset Militer AS Senilai USD 2 Miliar Hancur Lebur Dibombardir dalam 4 Hari
Total kerugian peralatan militer Amerika Serikat sejak Sabtu mencapai sekitar 1.902 miliar dolar AS.
Amerika Serikat dilaporkan mengalami kerugian besar dalam bentuk peralatan militer hanya dalam empat hari pertama operasi serangan terhadap Iran. Sejumlah pangkalan dan fasilitas militer Amerika di kawasan Timur Tengah menjadi sasaran serangan balasan Teheran.
Data yang dihimpun kantor berita Anadolu Agency menyebutkan total kerugian peralatan militer Amerika Serikat sejak Sabtu mencapai sekitar 1.902 miliar dolar AS.
Kerugian terbesar berasal dari sistem radar peringatan dini AN/FPS-132 milik Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Udeid Air Base di Qatar. Radar yang bernilai sekitar 1,1 miliar dolar AS itu dilaporkan terkena serangan rudal Iran pada Sabtu dan kerusakannya telah dikonfirmasi oleh otoritas Qatar. Demikian diktip dari Anadolu Agency, Kamis (5/3/2026).
Pada Minggu, tiga pesawat tempur F-15E Strike Eagle milik Amerika Serikat juga dilaporkan hancur akibat insiden salah tembak oleh sistem pertahanan udara Kuwait. Enam awak pesawat berhasil selamat, namun ketiga pesawat tersebut tidak dapat diselamatkan. Biaya penggantian pesawat diperkirakan mencapai sekitar 282 juta dolar AS.
Serangan ke Pangkalan Armada Kelima dan Sistem Pertahanan
Dalam serangan awal pada Sabtu, Iran juga menargetkan markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Manama, Bahrain. Serangan tersebut menghancurkan dua terminal komunikasi satelit serta beberapa bangunan di kompleks tersebut.
Berdasarkan laporan intelijen sumber terbuka, terminal komunikasi satelit yang terdampak diidentifikasi sebagai AN/GSC-52B dengan nilai sekitar 20 juta dolar AS, termasuk biaya instalasi dan penempatannya.
Iran juga mengklaim telah menghancurkan komponen radar AN/TPY-2 dari sistem pertahanan rudal balistik THAAD yang ditempatkan di Kota Industri Al-Ruwais Industrial City di Uni Emirat Arab. Citra satelit dari laporan intelijen sumber terbuka menunjukkan adanya dampak serangan di lokasi tersebut. Nilai radar yang rusak diperkirakan mencapai sekitar 500 juta dolar AS.
Jika seluruh kerusakan tersebut digabungkan, Iran disebut telah merusak aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dengan nilai mendekati 1,902 miliar dolar AS.
Tujuh Lokasi Militer AS Jadi Sasaran
Sejak Amerika Serikat dan Israel memulai serangan terhadap Iran pada Sabtu, Teheran dilaporkan menargetkan sedikitnya tujuh lokasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Lokasi tersebut antara lain markas Armada Kelima di Bahrain, Camp Arifjan, Pangkalan Udara Ali Al Salem, dan Camp Buehring di Kuwait, pangkalan militer di Erbil, Irak, serta fasilitas di Jebel Ali Port dan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
Di Kuwait, foto yang diambil pada Minggu siang memperlihatkan sejumlah atap bangunan runtuh di beberapa titik di Pangkalan Udara Ali Al Salem setelah laporan serangan Iran sehari sebelumnya. Camp Arifjan juga disebut menjadi lokasi tewasnya enam personel militer Amerika Serikat.
Sebuah video yang direkam pada Minggu di dalam Camp Buehring memperlihatkan drone terbang di atas instalasi militer sebelum meledak di dalam perimeter pangkalan.
Rekaman foto dan video yang diverifikasi oleh The New York Times juga menunjukkan Iran berulang kali menargetkan instalasi militer di Bandara Internasional Erbil sepanjang Sabtu hingga Minggu, dengan asap dan kobaran api terlihat dari area tersebut.
Kedubes AS juga Diserang
Selain pangkalan militer, sejumlah misi diplomatik Amerika Serikat di kawasan Teluk juga menjadi sasaran serangan. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi dilaporkan terkena serangan dua drone.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyebut insiden itu menyebabkan kebakaran terbatas serta kerusakan material ringan di kompleks kedutaan. Laporan The Washington Post juga menyebut stasiun Central Intelligence Agency (CIA) di dalam kompleks tersebut ikut terdampak.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kuwait City juga dilaporkan diserang dengan drone dan rudal. Otoritas Kuwait menyebut serangan itu sebagai aksi brutal yang dilakukan Iran. Kompleks kedutaan sempat ditutup sementara dan staf non-esensial bersama keluarga mereka telah dievakuasi.
Sementara itu, Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Dubai terkena serangan drone yang menghantam area parkir di dekat gedung kanselir. Kebakaran sempat terjadi namun berhasil dipadamkan oleh otoritas setempat. Meski area konsulat terdampak, tidak dilaporkan adanya kerusakan struktural besar pada bangunan utama.