Iran Klaim Kapal Induk USS Abraham Lincoln Amerika Kabur setelah Dihantam Drone - SindoNews
Iran Klaim Kapal Induk USS Abraham Lincoln Amerika Kabur setelah Dihantam Drone
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Jum'at, 06 Maret 2026 - 13:25 WIB
Iran klaim kapal induk USS Abraham Lincoln milik Amerika Serikat melarikan diri menjauh dari dekat perairan Iran setelah dihatam drone Angkatan Laut IRGC. Foto/US Navy
TEHERAN - Iran mengeklaim bahwa Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah berhasil menargetkan kapal induk USS Abraham Lincoln milik Amerika Serikat (AS) menggunakan drone canggih buatan dalam negeri. Menurut Teheran, serangan itu memaksa kapal tersebut dan kelompok penyerangnya mundur dengan cepat dari dekat perairan teritorial Iran.
Klaim itu disampaikan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Tehran Times, Jumat (6/3/2026). Menurut pernyataan tersebut, kapal induk itu sudah memasuki perairan di dekat jalur menuju Selat Hormuz.
Baca Juga: Iran Ogah Minta Gencatan Senjata: Militer AS Rasakan Bencana Besar Jika Lakukan Invasi Darat!
“Kapal induk USS Abraham Lincoln, yang mendekati perairan teritorial Iran di Laut Oman hingga jarak 340 kilometer dengan tujuan untuk mengendalikan Selat Hormuz, dihantam oleh drone Angkatan Laut IRGC,” bunyi pernyataan tersebut.
Namun, kapal itu, yang dikawal oleh kapal-kapal perusak, mundur dari area tersebut dengan kecepatan tinggi.
“Kapal tersebut kini telah mundur lebih dari 1.000 kilometer dari wilayah tersebut,” lanjut pernyataan markas tersebut.
Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan energi global, telah menjadi titik fokus ketegangan antara Iran dan pasukan AS.
Klaim markas tersebut merupakan pernyataan publik terbaru dari pihak keamanan Iran mengenai tindakan langsung terhadap aset militer AS.
Kendati demikian, klaim itu belum dapat diverifikasi secara independen. Militer AS juga belum mengonfirmasi bahwa USS Abraham Lincoln telah dihantam drone IRGC.
Kelompok Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln telah beroperasi di Teluk Oman dan Laut Arab di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Klaim baru dari Iran ini muncul beberapa hari setelah pasukan AS menyerang kapal induk drone Iran, Shahid Bagheri, selama operasi yang terkait dengan Operasi Epic Fury, yang dimulai pada Sabtu (28/2/2025).
Pada hari tersebut, IRGC mengeklaim telah menargetkan kapal Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik.
Namun, Komando Pusat (CENTCOM) AS menolak klaim IRGC, dan menyebutnya sebagai klaim tidak benar. CENTCOM saat itu mengatakan kapal Abraham Lincoln tetap beroperasi penuh sebagai bagian dari misi rutinnya di Teluk Oman dan Laut Arab.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit