0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran Klaim 200 Tentara AS Tewas dan Terluka dalam Serangan Balasan - SindoNews

    4 min read

     

    Iran Klaim 200 Tentara AS Tewas dan Terluka dalam Serangan Balasan


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Minggu, 01 Maret 2026 - 20:20 WIB


    Iran klaim 200 tentara AS tewas dan terluka dalam serangan balasan. Foto/X

    TEHERAN - Amerika Serikat (AS) menderita 200 korban jiwa dalam serangan balasan Iran terhadap pangkalan-pangkalan di seluruh Timur Tengah. Itu diklaim Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

    Didukung oleh AS, Israel meluncurkan apa yang digambarkan sebagai operasi pencegahan terhadap target militer dan nuklir Iran pada Sabtu dini hari, mengklaim serangan tersebut bertujuan untuk menetralisir ancaman yang ditimbulkan oleh Republik Islam di wilayah tersebut.

    Presiden AS Donald Trump kemudian mengkonfirmasi bahwa Gedung Putih telah mendukung Yerusalem Barat dalam melakukan serangan tersebut, dengan menyebut kegagalan diplomasi nuklir sebagai pemicu langsung langkah tersebut.

    “Akibat serangan rudal terhadap pangkalan-pangkalan Amerika, setidaknya 200 personel militer AS tewas dan terluka,” lapor kantor berita Tasnim pada hari Sabtu, mengutip pernyataan dari IRGC.

    Mengomentari pembalasan tersebut, Jenderal IRGC Ebrahim Jabbari memperingatkan Trump bahwa Republik Islam memiliki “kemampuan canggih” dan siap untuk konflik yang berkepanjangan.

    “Pada awal perang, kami akan menyerang semua yang kami miliki dalam persediaan kami,” kata Jabbari, seraya berjanji akan meluncurkan “rudal-rudal paling ampuh nanti.”

    “Apa yang belum kami tunjukkan sampai sekarang, dan apa yang, seperti yang kami orang Iran katakan, kami ‘simpan dalam air garam,’ akan kami ungkapkan dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.

    Balasan Iran menargetkan beberapa fasilitas militer AS di Timur Tengah, termasuk pusat dukungan Armada Kelima di Bahrain, pangkalan di Kurdistan Irak, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, Pangkalan Udara Muwaffaq Al Salti di Yordania, dan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, menurut laporan. Media Israel juga mengatakan bahwa sekitar 35 rudal diluncurkan ke arah Israel, dengan satu orang dilaporkan terluka.

    Serangan terbaru ini merupakan kampanye militer besar kedua Israel terhadap Iran dalam waktu kurang dari setahun. Pada Juni 2025, selama konflik 12 hari, IDF bekerja sama dengan pasukan militer AS melakukan pemboman mendadak terhadap fasilitas militer dan nuklir Republik Islam, menewaskan komandan militer senior, pejabat pemerintah, dan ilmuwan nuklir.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Profil Ayatollah Ali...

    Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel

    Komentar
    Additional JS