Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Tangki Bahan Bakar Meledak di Tengah Perang AS-Iran - Tribunnews
Otoritas Penerbangan Sipil Umum Kuwait telah mengonfirmasi bahwa serangan tersebut secara spesifik menargetkan tangki penyimpanan bahan bakar
SERAMBINEWS.COM – Eskalasi konflik di kawasan Teluk kian mencekam setelah serangan udara kembali menghantam fasilitas vital transportasi internasional.
Pada Rabu (25/3/2026) pagi waktu setempat, sejumlah pesawat tak berawak (drone) yang diduga kuat milik Iran menghantam depot bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait, memicu ledakan dan kebakaran hebat di lokasi tersebut.
Gulf News melaporkan, Otoritas Penerbangan Sipil Umum Kuwait telah mengonfirmasi bahwa serangan tersebut secara spesifik menargetkan tangki penyimpanan bahan bakar.
Juru bicara resmi, Abdullah Al Rajhi, menyatakan bahwa prosedur darurat segera diaktifkan guna melokalisir kobaran api agar tidak meluas ke area terminal.
Di saat yang hampir bersamaan, ketegangan juga merembet ke wilayah tetangga.
Kementerian Pertahanan Kerajaan Arab Saudi melalui akun Twitter (X) resminya pada Rabu (25/3/2026), melaporkan bahwa pihaknya berhasil mencegat tiga drone Iran yang memasuki ruang udara mereka.
"Tiga drone telah dicegat dan dihancurkan di Wilayah Timur," tulis pernyataan resmi Juru Bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi tersebut.
Senada dengan situasi di lapangan, Reuters dalam laporannya menyebutkan bahwa meski serangan di Bandara Kuwait memicu kebakaran besar, tim pemadam kebakaran berhasil dikerahkan dengan cepat ke titik api.
Berdasarkan data awal dari otoritas setempat, insiden ini dilaporkan hanya menyebabkan kerugian material yang terbatas tanpa adanya korban jiwa.
Baca juga: Trump: Jika Kesepakatan Tercapai, AS akan Ambil Uranium Iran yang Diperkaya
Serangan beruntun di objek vital
Berdasarkan catatan keamanan, insiden ini menambah daftar panjang serangan terhadap Bandara Internasional Kuwait sejak pecahnya perang regional pada 28 Februari lalu.
Konflik yang dipicu oleh serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran tersebut telah menjadikan fasilitas penerbangan ini sebagai sasaran empuk dalam beberapa pekan terakhir.
Laporan Arab News, Rabu (25/3/2026), mengungkapkan rentetan peristiwa traumatis yang terjadi di bandara tersebut.
Sebelum ledakan hari ini, tepat pada 14 Maret, otoritas setempat melaporkan serangan "beberapa drone" yang secara spesifik menargetkan dan menghantam sistem radar bandara.
Jauh sebelumnya, pada 8 Maret, serangan serupa juga sempat menghantam tangki bahan bakar di lokasi yang sama.
Tidak hanya menyasar infrastruktur, serangan di terminal penumpang pada awal konflik bahkan sempat menyebabkan kerusakan material dan membuat sejumlah orang mengalami luka-luka ringan.
Ancaman balasan Iran ke AS: 'Kepala Ganti Mata'
Di tengah serangan fisik tersebut, tensi politik antara Teheran dan Washington berada di titik didih.
Hindustan Times menyoroti peringatan mengerikan yang dikeluarkan oleh Penasihat Militer Iran, Mohsen Rezaei.
Dalam wawancaranya dengan media pemerintah IRNA, Rezaei menegaskan bahwa batas waktu bagi Amerika Serikat untuk "menyelamatkan diri" sudah hampir habis.
"Jika Anda menyerang infrastruktur kami, prinsipnya bukan lagi 'mata ganti mata', melainkan 'kepala ganti mata'. Kami akan melumpuhkan dan menenggelamkan Anda di Teluk," tegas Rezaei sebagai peringatan keras kepada Presiden Donald Trump.
Baca juga: Pemimpin Oposisi: Israel Harus Lanjutkan Perang Iran Meski AS Mundur
Upaya diplomasi global
Merespons situasi yang kian tak terkendali, Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah menghubungi Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Melalui unggahan di media sosial X, Modi menekankan pentingnya menjaga Selat Hormuz agar tetap aman dan terbuka bagi akses dunia, sembari menyerukan de-eskalasi segera demi pemulihan perdamaian.
Sementara itu, Pakistan juga muncul sebagai mediator kunci.
Perdana Menteri Shehbaz Sharif menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah pembicaraan damai antara Washington dan Teheran guna mencegah dampak krisis energi yang lebih luas di Asia Barat.
(Serambinews.com/Yeni Hardika)
BACA BERITA LAINNYA DI SINI
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rudal-Iran-menghantam-ibukota-Tel-Aviv-di-Israel-Iran-Serang-Israel.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-drone-iran.jpg)